Bank Dunia Mengucurkan USD400 Juta untuk Pengentasan Stunting

Desi Angriani 05 Juli 2018 06:20 WIB
stunting
Bank Dunia Mengucurkan USD400 Juta untuk Pengentasan Stunting
Presiden Bank Dunia (World Bank) Jim Yong Kim didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang PMK Puan Maharani, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Medcom.id/Desi Angriani.
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyebut Bank Dunia sedikitnya menghibahkan USD400 juta ke Indonesia untuk program pengentasan stunting atau masalah kekerdilan pada anak-anak. Pasalnya Indonesia menjadi negara tertinggi keempat dunia dengan masalah stunting.

"Mereka mau bantu USD400 juta," kata Luhut di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018.

Luhut menambahkan pemerintah turut mengalokasikan Rp46 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengentasan stunting. Karena, isu anak kerdil ini sangat penting diselesaikan.


Baca: Presiden Bank Dunia Ingin Indonesia Jadi Contoh Pengentasan Stunting

"Karena ini kan merupakan bonus demografi yang pemerintah benar-benar tangani," tuturnya.

Sementara itu, Presiden Bank Dunia (World Bank) Jim Yong Kim menginginkan Indonesia menjadi dalam pengentasan stunting. Ia menilai masalah stunting harus diselesaikan secara maksimal karena berkaitan dengan produktivitas dan sumber daya manusia di sebuah negara.

"Kami menjadikan Indonesia sebagai suatu contoh bagi dunia, bagaimana persoalan semacam ini dapat di atasi," kata Kim usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Meski Indonesia menempati posisi keempat dunia dalam jumlah anak dengan kondisi stunting, angka itu masih lebih rendah dibandingkan India dan Pakistan.

"Jadi memang tingkat stunting di Indonesia mungkin masih lebih rendah dari India," jelas Kim.



(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id