Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)

Intelijen Diminta tak Dicampur dengan Penegakan Hukum

Nasional terorisme revisi uu terorisme
Whisnu Mardiansyah • 20 Mei 2018 18:03
Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebut ada upaya pencampuran antara data intelijen dengan penegakan hukum. Menurutnya, kedua hal itu berbeda dan tak bisa dicampur.

"Sudah saya katakan kepada pejabat di Istana Presiden ketika buka puasa kemarin. Kalau kalian memasukkan unsur intelijen ke dalam penegakan hukum, sebentar lagi kita akan menghadapi bencana besar," kata Fahri di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu, 20 Mei 2018.

Menurutnya, dalam demokrasi, intelijen dan penegakan hukum punya ranah sendiri-sendiri. Data intelijen misalnya, tak boleh dibuka dalam proses hukum. UU Intelijen mengatur hal tersebut, namun saat ini ada upaya untuk melabraknya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Sekarang ini memang ada keinginan supaya penegakan hukum itu menggunakan data intelijen," kata Fahri.  (Baca juga: Intelijen Militer Harus Dilibatkan Berantas Terorisme)

Ia mengatakan, kerja intelijen adalah pekerjaan dengan tanggung jawab yang besar, demi keamanan dan ketertiban masyarakat. Sementara negara demokrasi maknanya adalah negara hukum yang sifatnya post factum.

"Intelijen silakan, Anda mau mengintip, Anda mau mencuri data orang, silakan. Tugas Anda. Tapi dia single user. Jangan ditaruh di ruang sidang. Rusak negara ini," sebut Fahri. 

Ia juga menggarisbawahi bagaimana kondisi penegakan hukum di Indonesia. Masih banyak permainan yang membuat kondisi tak pasti. Dengan menyodorkan data intelijen ke ranah tersebut, Fahri memastikan, kondisi bakal semakin parah.

Sebelumnya, ada masukan supaya intelijen militer dilibatkan dalam penanganan aksi terorisme di Indonesia. Cara ini dinilai bakal lebih ampuh memberantas aksi teror. 




(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi