Menpora Dorong Pemuda Lahirkan Berbagai Terobosan

Gervin Nathaniel Purba 12 November 2018 18:27 WIB
berita kemenpora
Menpora Dorong Pemuda Lahirkan Berbagai Terobosan
Menpora Imam Nahrawi. (Foto: Dok. Kemenpora)
Bandung: Tantangan pemuda Indonesia semakin berat ke depannya dalam menghadapi era revolusi industri 4.0. Untuk menghadapinya, pemuda diminta bekerja keras dan meningkatkan kerja sama.

"Saya berharap agar Indonesia ke depan sejajar dengan negara maju lainnya, khususnya di kawasan Asia. Harus ada niat untuk melakukan apapun yang telah disepakati," ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, saat memberikan materi kuliah umum di Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Senin, 12 November 2018.

Soal tantangan, dia mencontohkan saat proses negosiasi Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games. Menurutnya, hal tersebut menjadi tantangan yang paling berat.


"Sejak saya dilantik menjadi Menpora, tugas saya yang utama adalah menyiapkan Asian Games, Asian Para Games 2018, dan merevolusi PSSI. Semuanya telah saya jawab dan revolusi PSSI menjadi kajian tesis saya," ujar Imam.
 
Pria asal Bangkalan, Madura itu menekankan pentingnya para pemuda dapat melahirkan berbagai terobosan yang bermanfaat  bagi diri sendiri dan masyarakat. 

"Seperti beberapa negosiasi sebelum penyelenggaraan Asian Games 2018 dengan OCA, beberapa item kita tekankan mulai dari kota, tuan rumah, cabang pencak silat harus dipertandingkan, dana, sponsor, dan lainnya. Intinya apapun yang kita lakukan asalkan ada niat baik, penuh percaya diri, dan untuk kepentingan bangsa, pasti ada jalan keluar," ujarnya optimistis.
 
Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kemenpora karena telah memberikan fasilitas di Unpad dalam upaya mendukung kontribusi Unpad agar bisa berkiprah lebih baik dalam mengembangkan human capital.
 
"Dukungan itu diberikan oleh Pak Menteri dengan membangun kerja sama dan program seperti S2. Program itu penting dan strategis karena kekuatan kita dalam membangun daya saing bangsa ada pada human capital. Kami yakin human capital yang menjadi modal bangsa, insyaAllah bisa memberikan manfaat," kata Tri Hanggono.



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id