Prediksi Cuaca di Lokasi SAR Lion Air PK-LQP
Prajurit Denjaka dan Taifib TNI mengevakuasi puing dan jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 ke Kapal Basarnas (KN SAR Jakarta) di perairan Karawang, Jawa Barat. (Foto: ANTARA/Indriarto Eko Suwarso)
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di lokasi pencarian dan pertolongan (SAR) Lion Air PK-LQP di Pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, hujan. Hujan dengan intensitas ringan dan sedang akan turun pada sore hingga dini hari.

"Kita indikasikan ada potensi hujan terutama malam hingga dini hari sampai dengan tiga hari ke depan. Kalau pagi sampai siang relatif cerah berawan," ujar Kepala Pusat Meteologi Publik BMKG Fachri Radjab via sambungan Skype dalam Breaking News Metro TV, Jumat, 2 November 2018.

Selain itu, kata Fachri, BMKG memprediksi tidak akan ada gelombang tinggi di wilayah sekitar operasi SAR. Tinggi gelombang selama tiga hari ke depan cenderung normal berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.


"Tinggi gelombang relatif tenang selama operasi SAR," ungkapnya.

Dengan prediksi cuaca seperti ini, Fachri mengatakan waktu paling aman untuk melakukan operasi SAR adalah pada pagi sampai siang hari. Pihaknya meminta tim SAR mewaspadai pertumbuhan awan hujan menjelang sore hingga malam termasuk arus deras di perairan bagian dalam.

Untuk memastikan tim mendapatkan informasi terkini terkait cuaca, BMKG membuka posko di sekitar Tanjung Karawang. Pihaknya secara rutin memberikan pembekalan terkait prediksi dan kondisi cuaca kepada Tim SAR sebelum melakukan operasi,

"Juga kalau ada indikasi cuaca berubah dengan cepat akan langsung kami informasikan. Selama operasi SAR berlangsung, BMKG juga ikut siaga," jelasnya.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id