Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah). (Foto: Medcom.id/ Sholahadhin Azhar)
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah). (Foto: Medcom.id/ Sholahadhin Azhar)

Perayaan Nyepi Cermin Jaminan Kemerdekaan

Nasional hari raya nyepi
M Sholahadhin Azhar • 07 Maret 2019 11:56
Aceh: Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengucapkan selamat merayakan Nyepi bagi seluruh umat Hindu. Hasto menyebut peringatan itu sebagai wujud hadirnya negara pada tiap umat beragama.
 
"Cermin bagaimana Indonesia menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing, dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu," kata Hasto di Meulaboh, Aceh, Kamis, 7 Maret 2019.
 
Hasto menyebut partainya menghormati perayaan Nyepi. Sebab hal itu mewakili sila Ketuhanan Yang Maha Esa bagi umat Hindu. Mereka menjalankan ibadah dengan berpijak pada kebudayaan, penuh toleransi, dan tiadanya egoisme dalam kehidupan beragama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia melihat, perayaan Nyepi sarat dengan pengertian kebatinan. Kesunyian akan membangkitkan proses spiritual menghentikan seluruh aktivitas kehidupan melalui Catur Brata, amati geni, amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan).
 
Baca juga:Jokowi Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
 
"Kesemuanya adalah proses menyucikan seluruh kehidupan alam raya. Maka Nyepi itu penuh dengan penghormatan amerta air kehidupan," kata dia.
 
Hasto menyebut dengan perayaan itu, bangsa Indonesia bisa ikut memaknai nilai-nilai spiritual untuk kebahagiaan sejati. Hal itu penting untuk mewujudkan kehidupan berbangsa yang majemuk.
 
Nyepi kali ini juga dianggap relevan dengan situasi politik nasional. Terutama untuk meninggalkan cara-cara kotor berupa fitnah dan hoaks. Sebab dalam batin semua masyarakat, pasti sepakat untuk tak saling membenci.
 
Hasto juga menyinggung pembajakan footnote di Puskesmas. Bagaimana peretasan itu memopulerkan pasangan calon Prabowo-Sandi dan dipandang merendahkan Puskesmas, sebagai fasilitas pelayanan publik.
 
"Peretasan yang memopulerkan Paslon Prabowo-Sandi tersebut sangat tidak manusiawi, menganggu proses pelayanan kesehatan rakyat yang sedang sakit," tandas dia.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif