Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki - - Foto: dok Kemenkop UKM
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki - - Foto: dok Kemenkop UKM

Banpres Produktif Dipastikan Tepat Sasaran

Nasional Virus Korona bansos Kementerian Koperasi dan UKM
Nur Azizah • 07 Oktober 2020 20:18
Jakarta: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki memastikan bantuan presiden (banpres) produktif usaha mikro tepat sasaran. Setiap bantuan dipastikan selalu divalidasi dengan ketat.
 
"Kami melakukan proses validasi data secara ketat. Dimulai dari pengusul hingga data rekening," kata Teten di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Oktober 2020.
 
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) juga memastikan penerima bantuan tidak memiliki pinjaman apapun di bank. Dalam hal ini, Kemenkop UKM bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami juga kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memastikan. Karena persyaratannya kan hanya Nomor Induk Kependudukan sama surat keterangan usaha kalau yang bersangkutan domisilinya berbeda dengan KTP yang bersangkutan," ujar dia.
 
Baca: Menkop Teten Minta KPK Kawal Penyaluran Banpres Produktif Tahap II
 
Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga turun untuk memvalidasi data banpres. Penerima tidak boleh terdaftar dalam bantuan dari Badan Layanan Umum (BLU).
 
"Kemenkeu juga ikut memeriksa. Nah, setelah lolos validasi itu baru kami bayar lewat BNI sama BRI. Nah, BRI dan BNI juga melakukan cek lagi, mereka akan memanggil, akan lihat di lapangan, apakah memang ada usaha mereka," kata Teten.
 
Penerima banpres tidak boleh pengangguran. Bantuan hanya diperuntukkan bagi pelaku usaha yang terdampak covid-19.
 
"Ada kejadian di mana ada 500 yang sudah lolos salah sasaran, sehingga kami bekukan, tidak jadi kami transfer karena ternyata tidak memenuhi syarat. Kami juga terus dipantau oleh KPK, kami sama-sama proses validasi data juga kami terus diskusikan dengan KPK. Jadi kami pastikan ini tepat sasaran," kata dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif