Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

BMKG Catat 9 Gempa Susulan di Maluku Utara

Nasional gempa bumi
Kautsar Widya Prabowo • 15 November 2019 01:12
Manado:Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Winangun, Manado, Sulawesi Utara mencatat sebanyak sembilan kali gempa susulan pascagempa utama 7,1 magnitudo di laut Jailolo, Maluku Utara. Guncangan gempa lebih kecil dari gempa pertama.
 
"Gempa susulan tersebut terjadi masih di lokasi yang sama," sebut Staf Operasional
Alva di Manado, Jumat dini hari, 15 November 2019 seperti dilansir Antara.
 
Sembilan gempa susulan yang terekam tersebut memiliki magnitudo terkecil 4,1 dan terbesar dengan magnitudo 4,9.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Hingga kini peringatan dini tsunami belum berakhir," ujarnya.
 
BMKG juga belum mendapatkan informasi apabila terjadi kerusakan
pascagempa di Maluku Utara. "Kami berharap warga tetap tenang," harapnya.
 
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan gempa Jailolo, Provinsi Maluku Utara yang sebelumnya magnitudo 7,4 menjadi 7,1.Berdasarkan data permodelan BMKG, wilayah Sulut yang berpotensi tsunami ialah Kota Bitung dengan status waspada. Lalu dua wilayah di Maluku Utara di Halmahera dan Ternate dengan status waspada.
 
Gempa berkekuatan 7,4 magnitude mengguncang Jailolo, Maluku Utara. Pusat gempa berada di darat 134 kilometer (km) Barat Laut Jailolo.
 
Gempa terjadi pada Kamis, 14 November 2019 sekitar pukul 23.17 WIB. Kekuatan gempa hingga kedalaman 10 km. Titik koordinat gempa berada pada 1,63 Lintang Utara (LU), 126 , 40 Bujur Timur (BT).
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif