Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

KPAI: Psikologi Ortu Berdampak pada Kekerasan terhadap Anak

Nasional kekerasan anak pandemi covid-19
Antara • 17 September 2020 06:39
Jakarta: Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati menyoroti kondisi psikologis orang tua (ortu), khususnya ibu, pada pandemi covid-19. Pasalnya, keadaan ibu berdampak pada kekerasan terhadap anak.
 
"Menurut survei KPAI pada 2020, pengasuhan dan pendampingan dalam belajar dominan dilakukan ibu, padahal seharusnya dilakukan bersama oleh kedua orang tua," kata Rita di Jakarta, Rabu, 16 September 2020.
 
KPAI mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan karena anak memerlukan kedua orang tuanya. Keterlibatan ayah menimbulkan kelekatan yang baik bagi tumbuh kembang anak. Ayah perlu bersinergi dalam urusan domestik agar kondisi mental keluarga tetap terjaga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yang cukup disayangkan, survei KPAI menemukan hanya 33,8 persen orang tua yang mendapatkan informasi tentang pengasuhan. Rendahnya pengetahuan tentang pengasuhan menyebabkan orang tua merasa anak dapat diperlakukan apa saja sesuai keinginan mereka.
 
"Padahal, orang tua harus memahami pelindungan anak, hak-hak anak, serta fase tumbuh kembang anak. Selama pandemi, beban domestik menjadi berlipat termasuk mengalami beban ganda karena orang tua juga harus mendampingi anak belajar di rumah," tutur dia.
 
Rita menyesalkan kasus kekerasan terhadap anak berusia delapan tahun yang dipukul sapu sampai meninggal oleh orang tuanya di Lebak, Banten. Masalah ini dipicu kesulitan anak memahami pelajaran saat proses belajar di rumah.

 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif