NEWSTICKER
Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Kisah Perawat RSUP Persahabatan Melawan Ketakutan Terhadap Korona

Nasional Virus Korona
Zaenal Arifin • 19 Maret 2020 18:36
Jakarta: Merawat pasien virus korona (covid-19) bukan perkara mudah. Pasalnya, virus yang sudah membunuh 7.807 orang di seluruh dunia ini mudah menyebar melalui percikan bersin maupun batuk dari pasien.
 
Rasa khawatir muncul bahkan di kalangan tenaga medis. Kondisi ini dialami perawat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Wita Tamala. Dia mengaku takut kala pertama kali harus melayani pasien positif covid-19.
 
"Karena berjalannya waktu, jadi sudah enggak takut lagi. Tapi kembali lagi karena kita perawat yang merawat pasien, jadi semua itu kita lakukan dengan rasa tenang," kata Wita di RSUP Persahabatan, Jalan Persahabatan Raya, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Kamis, 19 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selama perawatan pasien covid-19 di ruang isolasi, Wita harus menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Masker, baju, kacamata keselamatan kerja, dan sepatu bot tak boleh lepas saat berkontak langsung dengan pasien.
 
"Dan satu lagi, kita juga diwajibkan mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan perawatan pasien," ujar Wita.
 
Wita sudah memberitahukan keluarga jika sedang ditugaskan merawat pasien covid-19. Keluarga legawa Wita mendapatkan amanah menjalankan tugas ini.
 
"Dari keluarga sih enggak apa-apa, yang penting jaga kesehatan, makanan yang bergizi, minum vitamin, banyak minum air putih," papar dia.
 
Saat ini, RSUP Persahabatan menerapkan sistem sif kepada petugas kesehatan untuk memantau pasien covid-19. Jam kerja petugas dibagi menjadi pagi, siang, dan malam.
 
Petugas kesehatan per sif 15 orang. Sementara itu, jumlah seluruh perawat di RSUP Persahabatan 48 orang.
 
Kisah Perawat RSUP Persahabatan Melawan Ketakutan Terhadap Korona
Perawat RSUP Persahabatan, Jaktim, Wita Tamala, berbagi kisahnya merawat pasien korona, Kamis, 19 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin
 
Baca: RSUP Persahabatan Tambah Satu Blok Ruang Isolasi
 
Di sisi lain, RSUP Persahabatan merawat 23 pasien. Dari jumlah tersebut, 17 pasien positiv covid-19, sedangkan enam lainnya pasien dalam pengawasan (PDP).
 
"Ada tujuh pasien yang dirawat di ruang instalasi gawat darurat (IGD) yang termasuk kelompok PDP," kata Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif