Menparekraf Wishnutama. FOTO: MI/RAMDANI
Menparekraf Wishnutama. FOTO: MI/RAMDANI

Indonesia Berpotensi Kehilangan USD4 Miliar karena Korona

Nasional pariwisata Virus Korona
Nur Azizah • 04 Februari 2020 20:11
Jakarta: Sektor pariwisata Indonesia berpotensi kehilangan USD4 miliar karena virus korona. Wabah penyakit tersebut membuat banyak wisatawan asal Tiongkok batal berkunjung ke Indonesia.
 
"Kita belum mendapatkan angka solidnya. Jadi, harus kita data dengan baik. Tetapi seperti kita ketahui wisatawan dari Tiongkok ada 2 juta orang dalam setahun. Kalau dihitung dari devisa hampir USD4 billion dari Tiongkok saja," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa, 4 Februari 2020.
 
Wishnutama menyebut kondisi ini menjadi tantangan bagi sektor pariwisata Indonesia. Namun, kesehatan warga Indonesia tetap prioritas utama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tugas kami melindungi kesehatan bangsa Indonesia. Itu adalah suatu hal utama. Tapi akan mempunyai dampak dari pariwisata akan sangat paling besar," ujar dia.
 
Wishnutama menyebut penurunan wisatawan bukan hanya dari Tiongkok. Wisatawan dari Korea Selatan, Jepang, Eropa, dan negara lainnya pun menurun.
 
"Secara psikologis akan menunda lah. Dan ini adalah masa-masa yang paling krusial. Februari, Maret, dan April ini masa-masa orang booking untuk liburan musim panas. Tapi malah kejadian seperti ini," tutur dia.
 
Pemerintah Indonesia bakal menghentikan sementara penerbangan dari Tiongkok per Rabu, 5 Februari 2020. Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi masuknya virus korona ke Indonesia.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif