Pedagang membeli sapi sakit untuk dirawat. Foto: Dok/Metro TV
Pedagang membeli sapi sakit untuk dirawat. Foto: Dok/Metro TV

Pedagang Sapi di Rembang Beli Sapi di Bawah Harga Pasar

MetroTV • 24 Juni 2022 14:12
Rembaang: Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) membuat harga sapi di Kabupaten Rembangan, Jawa Tengah anjlok. Situasi ini dimanfaatkan pedagang dengan membeli harga sapi di bawah harga pasar untuk meraup untung. Sapi-sapi yang terjangkit PMK diobati untuk kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih kompetitif.   
 
Martono, seorang pedagang sapi memanfaatkan rendahnya harga sapi yang terjangkit PMK dengan membeli sapi-sapi tersebut dengan sejumlah peternak. Sapi yang sakit dirawat dan diobati hingga sembuh kembali.
 
“Penangannya dengan saya berikan paracetamol dan saya berikan suntikan antibiotik. Sehingga rentan penularannya kecil,” ujar Martono dalam tayangan Headline News di Metro TV, Jumat, 24 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melalui usaha ini, pedagang mengaku mendapat keuntungan hingga jutaan rupiah. Sapi yang awalnya dibeli dengan separuh harga, kembali dijual dengan mendekati harga normal di pasaran.
 
Setidaknya ada 40 ekor sapi yang berhasil sembuh dari PMK. Sementara hanya tersisa empat ekor sapi yang masih dalam kondisi sakit. Pengobatan dilakukan dengan memberikan paracetamol dan vitamin.
 
Dari data Dinas Pertanian dan Peternakan Rembang, kasus PMK di Kabupaten Rembang tercatat sekitar 4.600 kasus lebih yang tersebar di 14 kecamatan. Jumlah paling banyak terdapat di Kecamatan Rembang dan Kecamatan Kaliori. (Alifiah Nurul Rahmania)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif