Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta/MI/Panca Syurkani
Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta/MI/Panca Syurkani

Legislator DKI: PSBB Kurang Berdampak, Warga Lebih Baik Bebas Beraktivitas

Nasional Virus Korona PSBB pandemi covid-19
Media Indonesia.com, Hilda Julaika • 08 Oktober 2020 14:42
Jakarta: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk membebaskan warga melakukan aktivitas. Sebab, berbagai kebijakan DKI selama ini, seperti pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak memberikan dampak signifikan terhadap angka penurunan kasus positif virus korona (covid-19).
 
"Kasihan rakyat lapar. Kalau tidak ada support dari semua pihak, lebih baik rakyat dibiarkan bebas saja. Biarkan mereka mencari nafkah untuk perkuat imunnya sendiri. Karena pemerintah tidak mampu, atau mungkin tidak mau untuk penuhi itu," kata Zita dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 Oktober 2020.
 
Menurut Zita, berbagai kebijakan yang telah diterapkan Pemprov DKI belum berdampak banyak terhadap penanganan covid-19. Sehingga, sudah seharusnya kebijakan mengarah pada penguatan imun warga dengan membebaskan kegiatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya bisa klaim DKI yang paling banyak menerapkan beragam cara untuk berhentikan pandemi. Tapi hasilnya sama saja, sepertinya negara kita memang sudah saatnya perkuat imun warga," kata dia.
 
Per hari ini, kata dia, persentase kasus positif covid-19 sepekan terakhir masih berada di angka 12,2 persen. Bahkan, angka positif tiap hari tidak pernah turun dari 1.000.
 
"Saya akui, memang Pemprov DKI yang paling sesuai dalam menerapkan instruksi test PCR dari WHO, selalu melebihi target yang ditetapkan. Tapi jika kasus penyebaran tidak menurun, maka harus menggunakan alternatif lain," ucap dia.
 
Baca: ASN DPR Positif Covid-19 Bertambah
 
Ditambah lagi kondisi sekarang, yakni banyaknya aksi unjuk rasa di Jakarta yang menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker). Dia menyebut aksi ini berpotensi menyebarkan virus korona.
 
"Saya yakin yang berwenang tahu dampak dari pengesahan ini, pasti demo. Akhirnya orang berkumpul lagi di Jakarta. Timbul klaster baru. Usaha rakyat menahan diri di rumah, sia-sia sudah," kata dia.
 
Atas dasar ini, Zita berpandangan harus ada kebijakan alternatif. Hal ini penting agar upaya penanganan covid-19 berjalan dengan baik.
 
Terenting, ekonomi warga tidak lagi kesulitan. Zita bahkan menyarankan ada pembebasan aktivitas ekonomi bagi warga DKI.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif