Bus listrik TransJakarta. Foto: Medcom.id/Cindy
Bus listrik TransJakarta. Foto: Medcom.id/Cindy

TransJakarta Beberkan Keunggulan Bus Listrik

Nasional transjakarta
Cindy • 21 Maret 2019 22:59
Jakarta: PT Transjakarta berencana menggunakan bus listrik untuk operasional bus di Ibu Kota. Pasalnya, target uji coba bus listrik bakal dilakukan tahun ini selama enam bulan.
 
Direktur PT Transportasi jakarta Agung Wicaksono mengatakan, terdapat kelebihan dari penggantian bus berbahan bakar solar menjadi listrik itu. Yakni tanpa emisi, rendah biaya operasional dan perawatan, serta pengisian daya cepat.
 
"Jelas ini rendah emisi, emisinya malah nol. Emisi yang dihasilan mungkin hanya dari pembangkitan listriknya, tapi dari kendaraannya sendiri tidak ada emisi," ucapnya di Hall B3 Jakarta Internasional (JI) Expo, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis, 21 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan, 46 persen emisi karbon di perkotaan berasal dari transportasi. Baik menurutnya apabila mengganti kendaraan berbahan bakar bensin menjadi listrik.
 
"Sehingga kalau kita pakai kendaraan listrik yang nol emisinya itu akan berkontribusi sangat besar, itu yang paling penting," kata Agung.
 
Biaya operasi dan perawatan lanjutnya, bisa diminimalisir. Sebab komponen-komponen bus listrik dinilai lebih rendah masa perawatan dan operasinya.
 
"Dalam jangka panjang, pengeluaran operasional dari bus listrik akan membuat keseluruhan biaya pengelolaan bus menjadi lebih rendah," jelasnya.
 
Tak hanya itu, pengisian daya bus listrik hanya memakan waktu empat jam dengan kapasitas 85 ribu watt. Serta dapat menempuh sekitar 200 kilometer jika daya terisi penuh.
 
"Kalau kita lihat tadi kalau dicas lama empat jam maka bisa digunakan untuk sekitar 200 kilometer dan itu cukup untuk operasional Transjakarta," imbuh Agung.
 
Baca:TransJakarta Bakal Uji Coba Bus Listrik
 
Uji coba pengoperasian bus listrik oleh TransJakarta ini dilakukan usai PT TransJakarta menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan dua produsen bus listrik yakni perusahaan dalam negeri, PT Mobil Anak Bangsa (MAB) dan perusahaan dari China, BYD Auto Co. Ltd. Persetujuan uji coba bus listrik di Jakarta dilakukan selama enam bulan.
 
Uji coba bakal dilakukan setelah unit bus-bus listrik itu lulus pengetesan, syarat dan regulasi pemerintah. Selanjutnya, bus listrik akan diujicobakan di salah satu rute seperti Bunderan Senayan hingga Monas.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif