Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Hendro Pandowo, didampingi Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi, meninjau Vaksinasi Merdeka di Rusun Dakota, Kemayoran, Rabu, 28 Juli 2021. Foto: Medcom.id/Christian
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Hendro Pandowo, didampingi Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi, meninjau Vaksinasi Merdeka di Rusun Dakota, Kemayoran, Rabu, 28 Juli 2021. Foto: Medcom.id/Christian

Antusiasme Vaksinasi di 121 RW Jakpus Masih Rendah

Nasional polri DKI Jakarta Virus Korona vaksinasi covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia
Christian • 28 Juli 2021 12:58
Jakarta: Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Manusia Polres Jakarta Pusat (Jakpus) Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Widiastuti Hasana mengatakan masih cukup banyak warga yang belum divaksinasi di Jakpus. Hal ini membuat Polri meluncurkan program Vaksinasi Merdeka.
 
"Kalau se-DKI Jakarta masih ada 900 RW tingkat vaksinasi warganya masih rendah. Di Jakpus, ada 121 RW," ucap Widiastuti di Rumah Susun (Rusun) Dakota, Kemayoran, Jakpus, Rabu, 28 Juli 2021. 
 
Menurut dia, dari delapan kecamatan di Jakpus, antusiasme vaksinasi terendah ada di Tanah Abang dan Johar Baru. Namun, dia tak memaparkan lebih jauh soal data-data ini. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: CDC Khawatir Covid-19 Terus Bermutasi dan Mampu Hindari Vaksin
 
Dia hanya menjelaskan saat ini, ada dua titik Vaksinasi Merdeka di Jakpus, yakni Rusun Dakota dan RPTRA Borobudur, Menteng. Warga diharapkan memanfaatkan program ini untuk mendapatkan suntikan vaksin.
 
Warga Rusun Dakota, Dwi, mengatakan di daerahnya memang banyak warga yang belum divaksinasi. Kehadiran sentra vaksinasi diyakini akan membuat warga mau disuntik vaksin covid-19. 
 
"Dengan adanya vaksin langsung ke rusun, diharapkan warga banyak tervaksin," ucap Dwi.
 
Vaksinasi di Rusun Dakota dipantau langsung Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jendral (Brigjen) Hendro Pandowo. Dia datang didampingi Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi.

Vaksin untuk Indonesia


Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif