DPRD DKI Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani.
DPRD DKI Jakarta. Foto: MI/Panca Syurkani.

DPRD Sangkal Formula E Jadi Ladang Korupsi

Nasional pemprov dki Formula E
Nur Azizah • 14 Agustus 2019 09:17
Jakarta: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana menyangkal anggapan anggaran Formula E menjadi ladang korupsi. Tudingan ini muncul lantaran pembahasan anggaran yang mencapai Rp360 miliar sangat singkat.
 
"Karena (pembahasan anggaran dengan) rapat terbuka dari tingkat komisi, Badan Anggaran sampai tingkat pimpinan," kata Triwisaksana di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini santai menanggapi tudingan yang ditujukan ke DPRD. Hal tersebut biasa terjadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dinamika. Kedua, karena DPRD memasuki tahun terakhir, jadi rasanya semua yang dilakukan sesuai mekanisme dan prosedur," ujar dia.
 
Ia yakin pembahasan anggaran sudah tepat. Selain itu, Kementerian Dalam Negeri hingga Presiden Joko Widodo mendukung kegiatan tersebut.
 
Sebelumnya, anggota terpilih DPRD DKI, Idris Ahmad, mempertanyakan pembengkakan alokasi dana dalam anggaran penerimaan dan belanja daerah (APBD) untuk penyelenggaraan Formula E 2020. Pasalnya, program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu menelan dana besar.
 
Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengetahui pembengkakan ini dari Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) DKI Jakarta. Dokumen itu biasanya dibuat sebelum penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Perubahan 2019.
 
Baca: Anies Masih Rahasiakan Waktu Penyelenggaraan Formula E
 
"Salah satu anggaran KUPA-PPAS terbesar ada di peningkatan untuk Dinas Pariwisata, yaitu agenda event internasional di dalam negeri. Anggaran sebelumnya Rp3 miliar, peningkatannya mencapai Rp340 miliar untuk Formula E," kata Idris di DPP PSI, Jalan KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Idris heran anggaran Formula E muncul dalam KUPA-PPAS. Dia mempertanyakan apakah alokasi dana untuk Formula E tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
 
Kepastian Jakarta menggelar Formula E diumumkan Anies setelah menghadiri World Cities Summit di Medellin, Kolombia, Juli 2019. Formula E menjadi turnamen balapan terpopuler setelah Formula 1. Formula E menggunakan mesin bertenaga listrik dan diadakan di jalan raya.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif