Tiang-tiang konstruksi proyek monorel terpancang di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan--MI/IMMANUEL ANTONIUS
Tiang-tiang konstruksi proyek monorel terpancang di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan--MI/IMMANUEL ANTONIUS

Anies Harus Cerdas Sikapi Tiang Monorail Mangkrak

Nasional monorel
M Sholahadhin Azhar • 08 September 2018 11:54
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dituntut agar cerdas menyikapi tiang monorail yang mangkrak. Sebab sejauh ini, tidak ada tindakan apapun yang diambil terkait bangunan tersebut.
 
"Harus cerdas lah saya kira Pak Anies ini, mau diapakan tiang-tiang itu," kata Anggota Komisi D DPRD DKI Bestari Barus kepada Medcom.id, Sabtu, 8 September 2018.
 
Ada beberapa poin yang ditekanan Barus terkait tiang monorail. Pertama yakni masalah aset bangunan. Ia melihat kepemilikan dari tiang-tiang tersebut, masih belum jelas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seluruh pancang, kata dia, memang berdiri di atas lahan DKI Jakarta. Namun bangunan-bangunan itu tidak berdiri sendiri. Sehingga harus ditelusuri kembali pembangunan pancang di era Fauzi Bowo tersebut.
 
"Harusnya dibuka kembali perjanjian yang ada, kalau dibongkar enggak memungkinkan. Kalau mau digunakan ya harus ada perencanaan," ucap Bestari.
 
Baca: Pemprov DKI Minta Tiang Monorel Dibongkar
 
Menurutnya, Anies harus mencari penjelasan dari PT Monorail dan konsorsium yang membangun tiang saat itu. Jangan sampai keadaan ini dibiarkan berlarut. Ke depan, Bestari akan mempertanyakan kejelasan proyek tersebut saat pembahasan anggaran.
 
"Besok akan ditanyakan waktu bahas anggaran, karena kan sepanjang Kuningan itu kan jelek sekali itu. Asetnya enggak jelas ini punya siapa," imbuhnya.
 
Saat ini, kata Bestari, tiang-tiang tersebut mengganggu tata kota Jakarta. Pancang yang dibangun juga tidak jelas peruntukkannya. Ia mendesak Anies segera menggelar perumusan terkait hal ini.
 
"Anies harusnya membuka itu, gelar perkara, gelar berkas atau apa, mau jadi apa itu, aset siapa, atau kalau mau dibeli DKI ya beli saja, biar bisa dimanfaatkan," tandasnya.
 
(YDH)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif