LRT Palembang, Sumsel. Foto: medcom.id/Gonti Hadi Wibowo
LRT Palembang, Sumsel. Foto: medcom.id/Gonti Hadi Wibowo

Waktu Perjalanan Antarkereta LRT Jadi 30 Menit Sekali

Nasional Virus Korona
Cindy • 31 Maret 2020 08:23
Jakarta: PT Light Rail Transit (LRT) Jakarta mengubah waktu perjalanan antarkereta atau headway, yang semula hanya 10 menit menjadi 30 menit. Kebijakan berlaku per hari ini.
 
"Kebijakan mengacu pada perpanjangan status tanggap darurat bencana akibat virus korona (covid-19) dari Senin, 6 April- 19 April 2020 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta," kata General Manager Corporate Secretary PT LRT Jakarta Arnold Kindangen lewat keterangan tertulis, Selasa, 31 Maret 2020.
 
Namun, menurut Arnold, waktu operasional LRT tetap dari pukul 06.00 WIB hingga 20.00 WIB. Batas penumpang maksimal 30 orang agar tetap menjaga jarak fisik (physical distancing) antarpenumpang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


LRT Jakarta hanya menerima transaksi melalui kartu uang elektronik (KUE) per Selasa, 24 Maret 2020. Langkah itu sebagai tindakan preventif untuk meminimalisasi interaksi fisik antara petugas dan penumpang.
 
"Kebijakan ini berdasar atas pertimbangan kondisi tren jumlah penumpang dalam minggu-minggu terakhir yang penurunannya lebih dari 85 persen," ucap Arnold.
 
Baca: Publik Didesak Ikut Memutus Mata Rantai Korona
 
Tren jumlah penumpang menurun signifikan semenjak imbauan jaga jarak sosial (social distancing) diberlakukan. Penurunan jumlah penumpang terjadi selama sepekan terakhir dengan rata-rata berkisar 4.000 penumpang.
 
Waktu Perjalanan Antarkereta LRT Jadi 30 Menit Sekali
Ilustrasi Medcom.id
 
Pada Sabtu, 21 Maret 2020 , turun hingga 679 penumpang. LRT Jakarta juga mencatat penurunan signifikan pada 24 Maret 2020 menjadi 556 penumpang. Hingga Minggu, 29 Maret 2020, jumlah penumpang hanya 144 orang.
 
PT LRT Jakarta mendukung kebijakan pemerintah pusat dan Pemprov DKI dalam meminimalisasi penyebaran virus covid-19 yang masif. Salah satunya, tetap menerapkan prosedur tetap (protap) pencegahan, yakni menjaga ketersediaan hand sanitizer dan masker bagi yang membutuhkan serta fasilitas cuci tangan dengan sabun di pintu masuk stasiun.
 
"Kami tetap mengimbau agar masyarakat tetap berada di rumah, bekerja dari rumah, dan hanya keluar untuk kegiatan yang mendesak. Selalu menjaga kebersihan diri dan kesehatan, karena kesehatan kita adalah kebahagiaan keluarga," kata Arnold.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif