Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Cindy.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Cindy.

Warga DKI Diminta Tak Remehkan Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional Virus Korona
Fachri Audhia Hafiez • 12 Juli 2020 20:00
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penambahan jumlah kasus virus korona (covid-19) di Ibu Kota kembali menyentuh angka tinggi. Masyarakat diminta memperhatikan kondisi ini.
 
"Hari ini adalah yang tertinggi sejak kita menangani kasus di Jakarta ada 404 kasus baru, tidak boleh dianggap enteng," kata Anies dalam keterangan melalui konferensi televideo yang diakses Medcom.id, Minggu, 12 Juli 2020.
 
Angka kasus covid-19 tertinggi sebelumnya yakni pada Sabtu, 11 Juli 2020 sejumlah 359 kasus. Kemudian penambahan 344 positif virus korona pada Selasa, 8 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 36 Warga Waduk Pluit Reaktif Covid-19
 
Anies mengeklaim penambahan jumlah kasus tersebut karena gencar melakukan active case finding. Petugas terus mempercepat proses tracing maupun tes terkait covid-19.
 
"Artinya kita tidak menunggu pasien di fasilitas kesehatan, tapi puskesmas kita kejar kasus (temuan) positif di masyarakat. Jadi bukan kita pasif. Kemudian mereka diisolasi jika positif," ujar Anies.
 
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini meminta masyarakat tak merasa cepat terbebas dari virus korona. Pasalnya, selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi 4 Juni hingga 12 Juli 2020, tercatat 6.748 kasus baru covid-19 ditemukan.
 
"Lonjakan ini merupakan peringatan bagi kita semua dan dalam perjalanan selama masa PSBB transisi ini," ujar Anies.
 

(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif