President Director Palyja Robert Rerimassie.
President Director Palyja Robert Rerimassie.

Palyja Ungkap Sulitnya Mendapat Air Baku di Ibu Kota

Nasional air bersih
26 April 2019 16:00
Yogyakarta: President Director Palyja Robert Rerimassie menyebut pihaknya kesulitan mendistribusikan air bersih ke wilayah Jakarta Barat. Sebab 94 persen sumber air Palyja berasal dari Waduk Jatiluhur dan aliran kanal banjir barat.
 
"Di dalam kota hanya ada dua sumber, tapi boleh dibilang ini kecil sekali. Ini cerminan masalah air di Jakarta Barat khususnya dan di Jakarta umumnya," kata Robert Jumat 26 April 2019.
 
Dia mengungkapkan, jumlah pelanggan Palyja hingga akhir tahun 2018 mencapai 406.801 pelanggan. Angka itu meningkat 150 persen sejak 1998.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Palyja mencatat pertumbuhan dari 51.988 pelanggan di tahun 1998 menjadi 128.656 pelanggan di tahun 2018. Peningkatan jumlah pelanggan paling tinggi terjadi pada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan rumah tangga sederhana.
 
"Dalam satu dekade terakhir, jumlah peningkatan pelanggan paling besar adalah di kelompok B dan C, yakni untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan rumah tangga sederhana,” kata Robert,
 
Kelompok B misalnya, dari 11 ribu sambungan jadi 40.600 sambungan atau naik 324,24 persen. Sedangkan kelompok C, naik 83 persen dari 64 ribu sambungan jadi 117 ribu sambungan. Kelompok F atau usaha skala besar juga naik 87 persen, dari 23. 105 menjadi 43.946 sambungan.
 
"Kita adalah kontraktor dari Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya dan sejak 1998 area kerja kita di wilayah barat dari Jakarta. Ada Jakarta Pusat, Jakarta Barat. 10 ribu liter per second yang diproduksi di kita, 6.700 sisanya dari tetangga kita dari PDAM Tangerang," ujarnya.

 

(FZN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif