Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Tak Pakai Masker, 2.048 Warga Ditindak

Nasional dki jakarta Virus Korona pemprov dki covid-19 PSBB pandemi covid-19 protokol kesehatan
Sri Yanti Nainggolan • 20 Februari 2021 20:09
Jakarta: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta terus menindak pelanggar protokol kesehatan (prokes) covid-19 selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Penindakan dilakukan terhadap warga yang tak memakai masker, serta pelanggaran prokes di rumah makan, restoran, hingga tempat usaha.
 
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, mengatakan 2.048 warga kedapatan tidak memakai masker selama penindakan prokes pada Jumat, 19 Februari 2021. Sebanyak 49 orang didenda Rp250 ribu.
 
"Sedangkan 2.001 orang memilih sanksi kerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum atau tempat umum di sekitar lokasi penindakan," ungkap Arifin melalui keterangan tertulis, Sabtu, 20 Februari 2021.
 
Baca: Penanganan Covid-19 Bakal Dimasifkan Selama PPKM Mikro
 
Arifin menyebut pihaknya juga berpatroli ke 365 restoran atau rumah makan. Sebanyak 30 restoran diberikan teguran tertulis dan dibubarkan kegiatannya. Tidak ada rumah makan yang didenda. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebanyak dua restoran diberhentikan sementara selama satu hari dan satu restoran selama tiga hari," beber dia. 
 
Selain itu, Satpol PP DKI menginspeksi mendadak (sidak) ke 351 perkantoran, tempat usaha, dan tempat industri. Sebanyak 30 perkantoran diberikan teguran tertulis karena melanggar prokes.
 
"Lalu, sebanyak 321 perkantoran aman atau tidak ditemukannya pelanggaran," ungkap Arifin.
 
Nilai denda dari penindakan prokes pada 19 Februari 2021 mencapai Rp6.350.000. Denda tersebut didapatkan dari penindakan terhadap warga yang tidak memakai masker.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif