Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Panca Syurkani
Ilustrasi Gedung DPRD DKI Jakarta. MI/Panca Syurkani

Ratusan ASN DKI Enggan Ikut Lelang Jabatan, Ketua Komisi A: Mereka Terlalu Nyaman

Nasional survey lelang jabatan DKI Jakarta Pemprov DKI DPRD DKI Jakarta ASN
Kautsar Widya Prabowo • 13 Mei 2021 03:53
Jakarta: Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menilai ratusan aparatur sipil negara (ASN) enggan mengikuti seleksi lelang jabatan lantaran malas. ASN merasa nyaman dengan posisi dan tingginya tunjungan kinerja daerah (TKD).
 
"ASN DKI take home pay-nya gede kan, bikin iri daerah lain. Seharusnya ini menjadi pemicu kerjanya harus lebih baik," ujar Mujiyono di Jakarta, Rabu, 12 Mei 2021.
 
Mujiyono menyampaikan tidak semua daerah memiliki TKD tinggi. Sebab, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah masing-masing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengaku pihaknya berupaya mensejahterakan ASN DKI dengan menaikkan TKD. Hal itu sebagai upaya mencegah oknum ASN korupsi.
 
"Begitu dinaikkan, (mereka merasa) 'Ah gua udah cukup', ambisi positif untuk jabatan yang lebih tinggi, enggak keluar tantangan-tantangan untuk mencoba di level yang lebih tinggi," tutur dia.
 
(Baca: Lelang Jabatan Tak Laku, Tatanan Birokrasi Pemprov DKI Dikritik)
 
Politikus Demokrat itu menekankan ASN ialah abdi negara. Mereka sepatutnya melakukan upaya maksimal melayani masyarakat. Termasuk, meningkatkan kualitas kinerja.
 
"Mereka harus maksimal mengeskplore dirinya untuk layani masyarakat, mereka digaji dari uang rakyat (melalui) APBD atau APBN," tegas dia.
 
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumpulkan ASN yang tidak mengikuti seleksi terbuka jabatan eselon II di lapangan upacara, Balai Kota, Jakarta, Senin, 10 Mei 2021.
 
Anies geram melihat anak buhnya tidak melaksanakan instruksinya mengikuti seleksi jabatan eselon II. Sebanyak 239 pejabat di lingkungan Pemprov DKI tidak mau ikut seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II.
 
"Malu sesungguhnya kita. Malu kenapa, ada instruksi tidak dilaksanakan," tutur Anies.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif