Ilustrasi sembako dari Pemprov DKI Jakarta. DOK Istimewa
Ilustrasi sembako dari Pemprov DKI Jakarta. DOK Istimewa

7.558 Warga Jateng di Jakarta Dapat Bansos

Nasional Virus Korona PSBB
Insi Nantika Jelita • 20 Mei 2020 15:07
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan bantuan sosial (bansos) kepada 7.558 warga Jawa Tengah yang berdomisili di Jakarta. Penyerahan bansos dilakukan secara simbolis oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati, kepada perwakilan paguyuban warga Jawa Tengah di Gedung Balai Kota Jakarta.
 
"Kami berkomitmen membantu dengan memberikan bantuan sosial ini. Sehingga, tidak hanya bagi masyarakat ber-KTP DKI Jakarta, tapi juga non-KTP DKI Jakarta yang terdampak secara ekonomi turut mendapat bantuan ini," ujar Sri di Jakarta, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Sri menuturkan penyaluran bansos dilakukan bersama perwakilan kantor penghubung Provinsi Jawa Tengah di Jakarta. Penyaluran dilakukan selama dua hari di lima wilayah Kota Administrasi dibantu Suku Dinas Sosial masing-masing wilayah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia meminta perwakilan paguyuban Jawa Tengah memonitor pergerakan penduduk Jawa Tengah di Jakarta jelang Idulfitri. Perwakilan paguyuban diminta memastikan warga Jawa Tengah tak mudik lebaran.
 
Hal ini sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sampai 4 Juni 2020. Masyarakat diimbau tetap di rumah dan tidak keluar dari Jakarta.
 
"Seperti arahan Presiden Joko Widodo juga saat ratas-ratas (rapat terbatas) sebelumnya, diimbau penduduk dari provinsi lain yang ada di Jakarta untuk tetap di Jakarta," kata Sri.
 
DKI juga memberikan bansos kepada 55.599 pengemudi ojek daring. Serta, 12.071 pemelihara tempat-tempat ibadah seperti masjid, musala, gereja, wihara, pura, dan klenteng.
 
Adapun distribusi bansos bagi pemelihara tempat-tempat ibadah itu bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI), Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) dan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN).
 

(REN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif