Ilustrasi banjir. Medcom.id/Zaenal Arifin
Ilustrasi banjir. Medcom.id/Zaenal Arifin

DKI Dinilai Lamban Antisipasi Banjir

Nasional banjir jakarta pemprov dki
Cindy • 28 September 2020 10:41
Jakarta: Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai Pemprov DKI Jakarta lamban dan tak serius mengantisipasi banjir. Pemprov dinilai baru bekerja saat banjir sudah terjadi.
 
"Jangan pas banjir baru kerja. Penanganan banjir ini perlu diantisipasi jauh-jauh hari, harus menyiapkan mitigasi banjir," kata Prasetyo dalam keterangan tertulis, Senin, 28 September 2020.
 
Prasetyo mengingatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem akibat peralihan musim akan terjadi hingga Oktober 2020. Curah hujan lebih tinggi dan basah dibanding 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus PDI Perjuangan itu menyebut kondisi ini memperburuk pandemi covid-19 (korona) karena dapat berpotensi memicu klaster baru penularan. Prasetyo memaparkan sebanyak 82 Kelurahan di Jakarta masuk kategori rawan banjir.
 
Tujuh Kelurahan di antaranya berstatus zona merah covid-19, yakni Pegangsaan Dua, Kebon Baru, Bukit Duri, Kalibata, Rawajati, Pademangan dan Petamburan.
 
"Penularan covid-19 saat banjir akan sangat rentan. Penularan terjadi bukan lewat air banjir, melainkan lewat interaksi manusia selama evakuasi, pengungsian, hingga kondisi MCK umum," papar Prasetyo.
 
Prasetyo menilai mitigasi banjir tak lagi menjadi program prioritas Jakarta. Hal itu terlihat dari pemangkasan pagu penanganan banjir di beberapa tahun terakhir.

 
Halaman Selanjutnya
"Bahkan di tahun ini, Dinas…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif