Di Masa Mudik, Warga Betawi Diminta Jaga Jakarta
Gubernur DKI Anies Baswedan . Medcom.id/ M Sholahadhin Azhar
Jakarta: Gubernur DKI Anies Baswedan menyambangi acara malam takbiran di Petamburan, Jakarta Pusat. Dalam pidatonya, ia meminta masyarakat betawi yang tidak mudik untuk menjaga lingkungan tempat tinggal mereka.

"Yang di lingkungannya ada rumah tetangga kosong, bantu jaga amankan," kata Anies di Masjid Jami Al Islam, Petamburan, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Juni 2018.

Anies mengatakan mereka yang meninggalkan Jakarta adalah warga ibu kota juga. Saudara dari masyarakat betawi yang hidup bersama-sama.


"Bantu jaga rumahnya, sehingga ketika mereka datang lagi, mereka menemukan rumahnnya dalam keadaan yang baik," imbuh Anies. 

Masyarakat yang mudik, kata dia, lebih dari separuh populasi di ibu kota. Selama ditinggalkan mereka, Anies berharap warga betawi sebagai suku asli Jakarta bisa membuat lingkungan tetap kondusif.

"Penduduk yang mudik 5,8 juta orang. Penduduk Jakarta 10 juta. Mudah-mudahan yang di Jakarta bisa jaga kota jadi tetap kondusif dan aman," kata dia.

Lebih lanjut ia juga menyinggung takbir keliling yang sudah menjadi tradisi. Menurut Anies hal itu layak dilestarikan dengan catatat tetap menjaga kemanan lingkungan Ibu Kota.

"Insya Allah takbiran kita teruskan tradisinya, kita ingin malam takbiran mengesankan, artinya tertib, baik dan aman," tutur mantan Mendikbud ini.

Pasalnya, imbuh Anies, di hari Jumat, 15 Juni 2018 masyarakat menunaikan salat id. Maka takbir keliling tidak boleh membuat hal tersebut menjadi tidak nyaman.

"Alhamdulillah berjalan dengan baik, mudah-mudahan yang keliling jalan dengan aman. Pastikan bahwa kita mungumandangkan takbir, tahlil dan tahmid di setiap tempat. Jangan lewatkan waktu berjalan tanpa itu," tandas dia.




(SCI)