BPTJ Klaim Masyarakat Restui Kebijakan Ganjil Genap

Siti Yona Hukmana 14 September 2018 13:20 WIB
sistem ganjil genap
BPTJ Klaim Masyarakat Restui Kebijakan Ganjil Genap
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono - Medcom.id/Dhaifurrakhman Abas.
Jakarta: Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono mengklaim kebijakan sistem ganjil genap direstui masyarakat. Menurutnya, analisa itu dilakukan melalui media sosial Twitter.

"Saya menghitung tingkat kepuasan masyarakat lewat twitter. Dari hasil analisa kami, tak ada sedikitpun yang mengatakan mereka tidak suka dengan ganjil genap bahkan mereka berkomentar sudah saatnya menggunakan angkutan umum," kata Bambang kepada Medcom.id di kantornya Jalan M.T Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat, 14 September 2018.

Dengan hasil analisa itu, lanjut dia, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merekomendasikan sistem ganjil genap diberlakukan permanen di seluruh wilayah Jakarta. Wilayah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi pun disebut Bambang juga turut akan diterapkan sistem ganjil genap.


Bahkan, kata dia, Kemenhub juga menyarankan akan menerapkan ganjil genap di kota-besar di daerah seperti Medan, Bandung, Surabaya, Semarang, Makassar, Denpasar, dan Yogyakarta.

"Kesuksesan di Jakarta akan diterapkan di daerah. Kebijakan untuk mengurai kemacetan itu sudah terbukti, maka kita akan sarankan untuk kota-kota besar di daerah juga memberlakukan ganjil genap," ungkap dia.

Bambang mengaku, penerapan sistem ganjil genap membawa dampak positif. Terutama mampu mengurai kemacetan.

"Kecepatan meningkatkan, karena kecepatan meningkat otomatois volume kendaraan juga berkurang yakni 40 persen. Kemudian karbon dioksida juga ditekan sampai 28 persen," ujar Bambang.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 92 Tahun 2018, terkait perpanjangan ganjil genap yang berlaku sejak Senin, 3 September hingga Sabtu, 13 Oktober 2018.

Penetapan tersebut disesuaikan dengan waktu selesainya Asian Para Games, agar masyarakat semakin terbiasa dengan sistem lalu lintas yang telah berlaku selama Asian Games.

Perpanjangan waktu sistem ganjil genap juga dilakukan untuk diketahuinya data yang lebih lengkap terkait dampak pemberlakuan ganjil genap, seperti berkurangnya kemacetan. Namun, untuk diketahui sistem ganjil genap itu tidak diberlakukan pada Sabtu, Minggu, dan libur nasional.



(YDH)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id