Perkampungan Aquarium kini, Jumat 29 Desember 2017. (Medcom.id/Kautsar WP)
Perkampungan Aquarium kini, Jumat 29 Desember 2017. (Medcom.id/Kautsar WP)

Warga Kampung Akuarium Memilih Kembali

Nasional penggusuran
Kautsar Widya Prabowo • 30 Desember 2017 07:49
Jakarta: Pasca pengusuran setahun lalu di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, warga mulai membangun kembali rumah mereka dengan peralatan sederhana. Kebanyakan dari mereka memanfaatkan papan ataupun terpal bekas, sebagai dinding rumah dan atapnya menggunakan Asbes.
 
Selain itu ada pula WC umum dan Mushola yang dibangun oleh warga setempat dengan bantuan LSM ( lembaga swadaya Masyarakat) yang keberadaanya dianggap cukup membatu warga Kampung Akuarium.
 
Padahal, Pemerintah DKI Jakarta telah menyiapkan Rusunawa yang bisa digunakan oleh warga Kampung Akuarium. Ada 3 lokasi, yakni Rusunawa Kapuk, Cakung dan Marunda. Namun warga enggan menempati lokasi tersebut karena berbagai alasan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mending di sini, kenapa kita enggak mau di rusun. Pertama kita dikenakan biaya, jauh dari tempat kita mencari kerja dan menurut kami rusun bukan solusi untuk kami," ujar Darmadiani Warga Kampung Akuarium, di lokasi, Jumat 29 Desember 2017.
 
Akses yang ada di Kampung Akuarium pun tidak seperti dulu, kini Ada tembok Pembatas yang menjulang tinggi sekitar 5 meter sejak Desember 2016. Menurut Sugeng salah satu warga setempat, tembok tersebut sengaja untuk mengurung warga.
 
"Tembok gede ini sudah ada lama, enggak kaya dulu lagi kondisinya. Tembok ini kayanya buat ngurung kita warga perkampung Akuarium biar merasa tidak nyaman" ujarnya.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif