Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi/MI/Arya Manggala.
Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi/MI/Arya Manggala.

Pengembalian Tunjangan ASN Garda Terdepan Jadi 100% Disebut Sangat Memungkinkan

Nasional Virus Korona pemprov dki dprd dki virus corona
Sri Yanti Nainggolan • 13 November 2020 09:47
Jakarta: Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi (Pras), meminta tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) mempertimbangkan pengembalian 100 persen tunjangan kinerja daerah (TKD) aparatur sipil negara (ASN). Khususnya bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI yang menangani pandemi virus korona (covid-19) secara langsung.
 
Permintaan Pras terkait pemotongan 25 persen TKD ASN sejak April hingga Desember 2020. Diamenyebut pengembalian tunjangan 100 persen bisa dilakukan, sebab ada penambahan anggaran dalam APBD PerubahanDKI2020 dari Rp47,2 triliun menjadi Rp63,23 triliun.
 
"Kita harus prioritaskan anggaran untuk program dan orang-orang yang bersentuhan langsung menangani pandemi," kata Pras dalam keterangan tertulis, Kamis, 12 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


SKPD yang dimaksud yakni Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI. Selain itu, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Perhubungan.
 
Baca:DKI Didorong Kembalikan Tunjangan ASN Garda Terdepan Menjadi 100%
 
“Sadar atau tidak merekalah pahlawan-pahlawan kita di Jakarta. Mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di saat pandemi seperti ini,” kata dia.
 
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Sri Haryati, meminta kepala dinas terkait mengajukan surat permohonan dan nama pegawai untuk pengembalian TKD 100 persen. Sebab, hal tersebut ditentukan kinerja ASN.
 
"Tentu yang di kantor saja itu tidak perlu. Harus yang bertugas di lapangan," tegas Sri.
 
Imbas pemotongan tunjangan 25 persen, ASN hanya menerima 50 persen hak keuangan mereka. Sisanya dibayarkan tahun depan dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif