Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

17 Klaster Covid-19 Muncul Usai Kegiatan Keagamaan di Jakarta

Nasional dki jakarta Virus Korona protokol kesehatan Ingat Pesan Ibu Satgas Covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 25 November 2020 14:12
Jakarta: Sebanyak 17 klaster covid-19 dari kegiatan keagamaan muncul selama Mei-November 2020 di DKI Jakarta. Ratusan kasus covid-19 ditemukan dari belasan klaster itu.
 
“(Ditemukan) 236 kasus covid-19,” kata Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah, dalam konferensi pers di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu, 25 November 2020.
 
Dewi memerinci empat klaster muncul di gereja dan menghasilkan 41 kasus covid-19. Kemudian enam klaster di masjid dengan 126 kasus covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikutnya tujuh klaster dari dua kegiatan tahlilan dan lima kegiatan takziah. Kasus covid-19 dari tujuh klaster itu mencapai 69.
 
“Di awal (pandemi) kasusnya banyak karena tahlilan, tapi sekarang karena takziah. Seharusnya pengajian atau melayat orang meninggal protokol kesehatan dipastikan tetap diterapkan,” ujar Dewi.
 
Selanjutnya empat klaster asrama pendeta dan empat klaster pesantren. Delapan klaster itu menyebabkan 514 kasus covid-19.
 
“Terdiri atas 155 kasus dari asrama pendeta dan 359 kasus dari pesantren,” papar Dewi.
 
Banyaknya kasus tersebut membuktikan penularan covid-19 terjadi saat banyak orang. Belum lagi ketika rumah ibadah atau kegiatan keagamaan digelar dengan sistem ventilasi yang kurang baik.
 
“Akan jauh lebih baik kalau ada petugas untuk mengingatkan orang-orang menerapkan protokol kesehatan,” tutur dia.
 
Dewi mengingatkan tokoh agama dan seluruh jemaah disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan keagamaan. Caranya dengan 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
 
Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif