Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Cindy.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Cindy.

Anies Bela Pedemo: Aksi Tolak UU Cipta Kerja Hak Warga, Tapi...

Nasional Omnibus Law Anies Baswedan Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Cindy • 09 Oktober 2020 11:52
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) adalah hak warga Indonesia. Penyampaian pendapat dilindungi konstitusi.
 
"Untuk kami, itu hak seluruh masyarakat Indonesia mengeluarkan pendapat dan konstitusi melindungi kami untuk itu," kata Anies di Bunderan Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat, 9 Oktober 2020.
 
Anies menghormati hak warga dalam mengekspresikan pendapatnya di muka umum. Namun, hal itu harus dilakukan secara baik tanpa berdampak negatif bagi lingkungan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah fasilitas publik di Jakarta rusak akibat demo berujung ricuh. Tercatat sebanyak 20 halte Transjakarta rusak dengan nilai kerugian mencapai Rp55 miliar.
 
"Pemprov DKI Jakarta akan memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu, sejak Jumat pagi seluruh fasilitas umum akan kembali bisa digunakan," ucap dia.
 
Baca: Menko Polhukam: Aksi Anarki Akan Ditindak Tegas
 
Anies menemui para pendemo Kamis, 8 Oktober 2020, untuk mendengarkan aspirasi rakyat. Dia memastikan aspirasi tersebut akan disampaikan kepada pemerintah.
 
Demonstrasi menolak UU Cipta Kerja yang disahkan DPR beberapa hari lalu terjadi sejumlah daerah salah satunya DKI Jakarta. Aksi unjuk rasa di Jalan Harmoni sempat ricuh.
 
Bentrokan antara massa pendemo dan aparat kepolisian tak terhindari. Bahkan, demonstran mencoret-coret dinding rumah toko (ruko) yang berada di sekitar lokasi demo.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif