NasDem: Polemik Pergantian Wagub DKI Preseden Buruk
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin sekaligus Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate memberikan keterangan pers di Rumah Cemara, Jakarta, Selasa (23/10/2018). Foto: MI/Rommy Pujianto
Jakarta: Pergantian Wakil Gubernur DKI yang berlarut dianggap menjadi preseden buruk. Politikus NasDem Johnny G Plate menyebut Gerindra dan PKS sebagai partai pengusung terlalu bertele-tele untuk urusan di tingkat DKI.

"Tentu mengkhawatirkan apabila kepercayaan lebih besar mengurus negara yang lebih luas dan besar permasalahannya, bisa diselesaikan secara cepat," kata Plate di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 31 Oktober 2018.

Ia menyebut sejak 10 Agustus 2018 Gubernur Jakarta Anies Baswedan memimpin Ibu Kota sendirian. Masyarakat Jakarta juga mendesak agar kedua partai pengusung segera mengajukan kandidat pengganti.


Baca juga: Prabowo Sebut PKS Terlalu Genit

NasDem pun kata Plate ingin pergantian wagub dilakukan dengan cepat. "Sehingga pemerintahan bisa berjalan efektif dan dapat berjalan baik," imbuhnya.

Plate menyebut keinginan ini semata karena NasDem berpihak pada masyarakat DKI. Ia tak memikirkan tentang untung ruginya polemik Gerindra dan PKS terhadap partai-partai lain dalam pergantian wagub.

Baca juga: Djarot Doakan Anies Segera Dapat Pengganti Sandi

Jika Gerindra dan PKS tak akur, Plate menyebut hal itu menjadi urusan kedua partai. Namun ia menyayangkan masalah setingkat pergantian wagub DKI tak kunjung dirampungkan.

"Bagaimana (nanti) mengurus negara yang lebih besar. Itu yang kami sampaikan," tandasnya.



(MBM)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id