Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Nur Azizah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Medcom.id/Nur Azizah

Tiga Indikator Pelonggaran PSBB Jakarta

Nasional Virus Korona PSBB New Normal
Sri Yanti Nainggolan • 04 Juni 2020 16:08
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menggunakan tiga indikator melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Yakni epidemiologi, kesehatan publik, dan fasilitas kesehatan.
 
"Selama Maret hingga pertengahan Mei 2020 angka (tiga indikator) DKI di bawah 70, merah. Kemudian bergerak kuning dan dua minggu terakhir angka positif, artinya hijau," terang Anies dalam konferensi pers, Kamis, 5 Juni 2020.
 
Menurut dia, indeks di tiga indikator itu harus berada di atas 70 poin untuk melonggarkan PSBB. Anies menukil data dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia terkait indikator-indikator tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:PSBB Diperpanjang, DKI Masuk Masa Transisi
 
Secara epidemiologi, tren pasien dalam pengawasan (PDP) di Jakarta meningkat. Tren kasus positif yang fluktuatif cenderung menurun dan tren kematian selalu menurun. Skor total 75.
 
Sementara indikator kesehatan publik, tren jumlah tes polymerase chain reaction (PCR) di Jakarta fluktuatif cenderung meningkat. Sementara, proporsi warga yang beraktivitas di rumah berkisar 50-70 persen. Skor total 70.
 
Terakhir, Jakarta mendapat skor 100 pada fasilitas kesehatan. Jumlah ventilator dan jumlah alat pelindung diri (APD) di Jakarta meningkat dan memenuhi kebutuhan.
 
"Total skor 76. Artinya PSBB bisa mulai dilonggarkan," simpul Anies.
 

(ADN)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif