Anies Belum Tahu Harga Tiket Asian Games Mahal

Nur Azizah 04 Juli 2018 04:03 WIB
asian games 2018
Anies Belum Tahu Harga Tiket Asian Games Mahal
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku belum mengetahui harga tiket Asian Games 2018. Padahal, harga tiket Asian Games banyak dikeluhkan masyarakat karena terlampau mahal.

"Saya cek dulu ya, dulu sempat ada bicara kalau ngomong angka lalu salah bisa susah," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa 3 Juli 2018. 

Dalam situs resmi penjualan tiket Asian Games, harga tiap pertandingan dijual berbeda-beda. Untuk upacara pembukaan Asian Games di Gelora Bung Karno, tiket dibandrol dari Rp750 ribu hingga Rp5 juta. 


Sementara untuk cabang olahraga renang di Aquatics GBK, harga tiket dibandrol Rp150 ribu untuk babak penyisihan dan Rp300 ribu untuk babak final.

Lalu untuk pertandingan badminton dijual Rp100 ribu hingga Rp400 ribu pada babak penyisihan. Untuk babak semifinal Rp150 ribu hingga Rp600 ribu dan Rp200 ribu pada babak final. Sedangkan harga penutupan Asian Games dijual dengan harga Rp450 ribu hingga Rp2 juta. 

Sebelumnya, Pemprov DKI menyampaikan kesediaan Pemprov DKI memberikan subsidi 50 persen untuk pajak tiket Asian Games. Pemprov DKI tidak bisa membebaskan pajak tiket Asian Games lantaran terbentur Perda Nomor 6 Tahun 2010 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah.

Dalam Pasal 42 ayat 1 dijelaskan tak boleh ada penghapusan pajak. Regulasi itu juga mengatur pengurangan pajak maksimal 50 persen pajak pokok. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku akan berbicara langsung dengan Direktur Ticketing INASGOC, Sarman Simanjorang, terkait harga tiket itu. Dia meminta harga tiket tidak dijual terlalu mahal agar setiap pertandingan bisa diramaikan warga.

"Saya Jumat ini akan ada monitoring dan kebetulan Pak Sarman yang membidangi tiket, jadi saya akan ada diskusi dengan Pak Sarman Simanjorang untuk memastikan jangan sampai dengan tiket yang dibandrol cukup tinggi ini malah venuenya sepi dan kita inginnya kan Asian Games yang sukses," tutur Sandi.




(JMS)