Asian Games Jadi Momentum Masyarakat Beralih ke Transportasi Umum

Siti Yona Hukmana 03 Juli 2018 05:00 WIB
transportasiasian games 2018
Asian Games Jadi Momentum Masyarakat Beralih ke Transportasi Umum
Polisi mengatur arus lalu lintas pada hari pertama uji coba perluasan kawasan ganjil genap di persimpangan Pancoran, Jakarta, Senin (2/7). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar.
Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengajak seluruh warga beralih ke transportasi umum melalui perluasan sistem ganjil genap. Terutama selama berlangsungnya Asian Games 2018.

"Jadi Asian Games 2018 terutama melalui perluasan sistem ganjil genap merupakan momentum yang tepat untuk mengajak warga agar beralih ke transportasi umum," kata Wakil Kepala Dishub DKI, Sigit Wijatmoko seperti dilansir Antara, Senin, 2 Juli 2018.

Selain perluasan sistem ganjil genap, menurut Sigit, bersamaan dengan perhelatan Asian Games, sarana transportasi massal ringan atau Light Rail Transit (LRT) dengan rute Velodrome-Kelapa Gading juga akan mulai dioperasikan.


Setelah itu, sambung dia, pada awal 2019 LRT dengan rute lainnya yakni Cibubur-Cawang juga akan beroperasi. Kemudian, disusul dengan pengoperasian Mass Rapid Transit (MRT).

"Dengan begitu, Asian Games harus kami jadikan sebagai momentum untuk mengajak sekaligus mengedukasi warga supaya mau meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum," ungkap Sigit.

Terhitung mulai Senin ini hingga 31 Juli 2018, Dishub DKI Jakarta akan melaksanakan uji coba perluasan sistem ganjil-genap di beberapa ruas jalan. Kebijakan tersebut diberlakukan mulai pukul 06.00 hingga 21.00 WIB.

Ruas-ruas jalan yang diberlakukan ganjil genap itu antara lain, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Jenderal Gatot Subroto (Simpang Kuningan-Simpang Slipi) dan Jalan Jenderal S Parman (Simpang Slipi-Simpang Tomang).

Selanjutnya, Jalan MT Haryono (Simpang UKI-Simpang Pancoran-Simpang Kuningan), Jalan HR Rasuna Said dan Jalan Jenderal DI Panjaitan (Simpang Pemuda-Simpang Kalimalang-Simpang UKI). Kemudian, di Jalan Jenderal Ahmad Yani (Simpang Perintis-Simpang Pemuda) dan Jalan Benyamin Sueb (Simpang Benyamin Sueb-Kupingan Ancol).

Lalu, di Jalan Metro Pondok Indah (Simpang Kartini-Bundaran Metro Pondok Indah-Simpang Pondok Indah-Simpang Bungur-Simpang Gandaria City-Simpang Kebayoran Lama) dan Jalan RA Kartini.



(DEN)