NEWSTICKER
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

9 Perusahaan di DKI Lapor Terapkan Kerja dari Rumah

Nasional Virus Korona
Cindy • 17 Maret 2020 12:34
Jakarta: Imbauan pemerintah pusat untuk bekerja di rumah guna mencegah penyebaran virus korona (covid-19) sudah dilaksanakan sejumlah perusahaan. Khususnya, perusahaan-perusahaan di Ibu Kota.
 
"Sudah ada. Dari kemarin pun sudah ada. Sekarang pun pasti sangat ada karena bisa dilihat dari tingkat lalu lintas di jalan. Tadi lengang kan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans) Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah saat dihubungi, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.
 
Andri mengaku sudah ada sejumlah perusahaan yang melaporkan penerapan bekerja dari rumah atau Work from Home(WFH), yakni PT Bayer Indonesia (Mid Plaza Sudirman), PT Astellas Pharma Indonesia, PT Roche Indonesia, PT Johnson & Johnson Indonesia. Kemudian PT Martina Berto, PT Lion Superindo, PT Bank DKI, Hotel Oasis Amir dan PT Pasaraya Tosersajaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Andri mengaku pihaknya telah memberikan sosialisasi terkait bahaya penyebaran covid-19. "Kami mengimbau jangan sampai tersebar di perusahaan-perusahaan. Makanya kita imbau untuk cuci tangan dan social distancing. Kami sifatnya hanya imbauan," ucap Andri.
 
Dia menuturkan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI Jakarta mengimbau seluruh perusahaan di Ibu Kota menerapkan sistem bekerja dari rumah. Imbauan itu dikeluarkan melalui Surat Edaran Nomor 14/SE/2020 tentang Imbauan Bekerja di Rumah.
 
(Baca: Jokowi: Saatnya Kerja, Belajar, dan Ibadah di Rumah)
 
Beberapa poin yang tertuang di dalam surat edaran tersebut, antara lain para pimpinan perusahaan diimbau mengambil langkah-langkah pencegahan terkait risiko penularan infeksi covid-19 dengan bekerja di rumah. Langkah pencegahan dapat dilakukan berupa menghentikan kegiatan usaha sementara waktu atau mengurangi sebagian kegiatan usaha baik karyawan, waktu, dan fasilitas operasional sementara.
 
Perusahaan yang tak dapat menghentikan kegiatan usaha harus menyiapkan fasilitas kesehatan, kebutuhan, pokok, dan bahan bakar minyak (BBM). Andri mengatakan perusahaan harus melibatkan para pekerja atau buruh hingga serikat pekerja dalam mengambil kebijakan ini. Perusahaan yang telah mengambil kebijakan diharapkan melapor ke Disnakertrans.
 
Presiden Joko Widodo mendorong masyarakat mengambil jarak sosial untuk mencegah penyebaran virus korona. Salah satunya beraktivitas dari rumah untuk sementara.
 
“Ini saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu, 15 Maret 2020.
 
Jokowi mengatakan momen ini tepat untuk saling bekerja sama dan gotong royong. Dia ingin masyarakat berpartisipasi agar covid-19 tak menyebar lebih luas.
 
(Baca: Akses Menuju Jakarta Lebih Lengang)
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif