Sejumlah aktivis greenpeace melakukan aksi teatrikal terkait kualitas udara Jakarta, di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta. (Foto: ANTARA/Aprillio Akbar)
Sejumlah aktivis greenpeace melakukan aksi teatrikal terkait kualitas udara Jakarta, di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta. (Foto: ANTARA/Aprillio Akbar)

Anies Tak Pusing Digugat LBH soal Polusi di Jakarta

Nasional pemprov dki polusi udara
Nur Azizah • 15 April 2019 12:28
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak memusingkan rencana gugatan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta terkait pencemaran udara. Pun dengan LBH membuka pos pengaduan untuk calon penggugat.
 
"Setiap warga negara memiliki hak untuk menggunakan jalur hukum dalam urusan apa pun. Jadi itu haknya," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 15 April 2019.
 
Mantan Mendikbud ini bahkan mengapresiasi langkah LBH Jakarta. Ia mengakui udara di Ibu Kota sudah tercemar melebihi ambang batas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini fakta, bukan opini. Fakta tentang polusi. Ini efek dari pola kita melakukan mobilitas saat ini, di mana transportasi pribadi mendominasi. Itulah kita saksikan konsekuensinya pada kualitas udara," ujar Anies.
 
Jalan keluar untuk meningkatkan kualitas udara Jakarta dengan menggunakan transportasi publik. Lantaran itu, Pemprov DKI tengah mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi publik.
 
"Kita akan dorong transportasi publik kita untuk bisa lebih luas menjangkau wilayah. Kita juga sedang kerjakan JakLingko. Itu dalam proses pengembangan," ujarnya.
 
Baca juga:Langkah Anies Mengurangi Polusi Udara
 
Solusi terakhir, kata Anies, mengadopsi kendaraan umum massal ramah lingkungan. Terutama kendaraan berbasis listrik.
 
"TransJakarta bulan depan akan mulai menggunakan uji coba dengan berbasis listrik. ke depannya kita berharap semuanya bisa berbasis listrik," tambah Anies.
 
Selanjutnya, melakukan uji emisi. Saat ini, Pemprov tengah menyiapkan kerangka kerja. "Harapannya nanti di tahun 2020 akan bisa lakukan untuk semuanya," pungkas Anies.
 
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup yang dipegang LBH Jakarta, kualitas udara di Ibu Kota sudah di luar ambang batas. Hal ini pun dapat merusak kesehatan setiap orang yang menghirup udara Jakarta.
 
"Dampak kesehatan atas pencemaran udara khususnya PM 2.5 (particulate matter/partikel cair dan padat di udara) juga berbagai macam, mulai dari infeksi saluran pernafasan (ISPA), jantung, paru-paru, risiko kematian dini, sampai kanker karena senyawa-senyawa yang terkandung di dalamnya," kata Pengacara publik LBH Jakarta, Ayu Eza Tiara.
 
Padahal, hak atas udara bersih sudah disebutkan dalam Pasal 28H Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Undang-undang Nomor 32 Tahun 1999 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup. Karena itu, LBH Jakarta dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia mengajak masyarakat untuk berperan untuk memperbaiki kualitas udara di Jakarta. Caranya dengan mendaftarkan diri ke https://www.bantuanhukum.or.id/web/formulir-pengaduan-calon-penggugat-pada-gugatan-warga-negara-pencemaran-udara-jakarta/.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif