Lansia di DKI Jakarta mendapat vaksin covid-19. Medcom.id/Christian
Lansia di DKI Jakarta mendapat vaksin covid-19. Medcom.id/Christian

Anies Minta Swasta-TNI/Polri Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Nasional DKI Jakarta Virus Korona kemenkes pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksin Slank untuk Indonesia
Putri Anisa Yuliani • 16 Juni 2021 02:11
Jakarta: Dinas Kesehatan DKI Jakarta siap berkolaborasi dengan berbagai pihak mempercepat pencapaian target vaksinasi covid-19 di Ibu Kota. Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar herd immunity atau kekebalan kelompok di Jakarta bisa tercapai pada Agustus 2021.
 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mesti menuntaskan vaksinasi bagi 8 juta warga pada Agustus 2021. Saat ini vaksinasi covid-19 untuk penyuntikan tahap 1 dan 2 baru mencapai 2,75 juta.
 
"Untuk mencapai 7,5 juta tentu harus berkolaborasi dengan berbagai pihak," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Balai Kota, Seasa, 15 Juni 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Anies juga telah mengadakan menindaklanjuti arahan Presiden mempercepat pencapaian target vaksin. Salah satunya melibatkan sebanyak mungkin unsur masyarakat, seperti pihak swasta, serta TNI/Polri.
 
(Baca: Vaksin Dipastikan Ampuh Melindungi Diri dari Mutasi Covid-19)
 
"Tadi sudah dirapatkan Pak Gubernur dengan Forkopimda bagaimana peran TNI/Polri, swasta, institusi pendidikan, dan berbagai bentuk kolaborasi untuk percepatan," tutur dia.
 
Sementara itu, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak menilai pelibatan swasta dan masyarakat di tingkat terkecil menjadi kunci percepatan vaksin. Tokoh masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh adat, RT, RW, kader Posyandu, kader PKK, dan jumantik harus dilibatkan mengajak masyarakat agar mau divaksin.
 
Sebab, salah satu hambatan vaksinasi covid-19 di Jakarta ialah keraguan masyarakat. Dia menyebut masih ada masyarakat apatis.
 
"Kita harus jemput bola mendekatkan vaksin kepada masyarakat dan yang melakukan itu disertai oleh kader Posyandu dan PKK. Mereka kan sudah biasa melakukan sosialisasi imunisasi anak-anak. Jadi saya pikir ini bisa efektif," tutur dia.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif