Ilustrasi banjir Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jaksel. ANT/Jaya Kusuma.
Ilustrasi banjir Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jaksel. ANT/Jaya Kusuma.

Ketua DPRD DKI Sebut Pemprov Lalai Antisipasi Banjir

Nasional banjir jakarta Jakarta Banjir
Sri Yanti Nainggolan • 14 Januari 2020 11:28
Jakarta: Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mempersilakan masyarakat Jakarta mengajukan gugatan class action penanganan banjir Jakarta. Gugatan tersebut menandakan ketidaksiapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadapi banjir.
 
"Kalau menurut saya, ini Pemprov DKI tidak siap saja. Lalai," kata Prasetyo di Jakarta, Senin, 13 Januari 2020.
 
Pemprov DKI tak mengantisipasi banjir seperti seharusnya. Ia mencontohkan pembersihan kali dan pengerukan waduk yang tak maksimal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prasetyo menyarankan masyarakat lebih fokus mempersiapkan kelengkapan hukum. PN Jakpus pun akan menyelidiki penyebab banjir itu. Bisa saja banjir disebabkan kelalaian pemerintah daerah atau kesalahan masyarakat seperti membuang sampah sembarangan.
 
Prasetyo mendukung gugatan yang diajukan masyarakat tersebut. Toh, gugatan itu merupakan hak warga DKI Jakarta.
 
"Itu hak masyarakat, hak pengusaha, dan Pemprov wajib melayani semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat dan perusahaan," kata Prasetyo.
 
Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta akan mendaftarkan gugatan class action terkait banjir Jakarta terhadap Pemprov DKI ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Pemprov DKI dituding gagal menangani banjir.
 
Sebanyak 20 orang meneken berkas gugatan sebagai perwakilan dari 270 laporan lengkap yang masuk. Salah seorang anggota Tim Advokasi Korban Banjir DKI Jakarta Diarson Lubis memperkirakan kerugian yang timbul dari 270 laporan tersebut lebih dari Rp42 miliar.
 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif