Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (ketiga kiri) menunjukan barang bukti narkoba jenis sabu saat gelar perkara kasus Narkotika jaringan Internasional di Polres Jakarta Barat. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono (ketiga kiri) menunjukan barang bukti narkoba jenis sabu saat gelar perkara kasus Narkotika jaringan Internasional di Polres Jakarta Barat. (Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja)

Penyelundupan 5 Karung Sabu Manfaatkan Riuh Pemilu

Nasional narkoba
Siti Yona Hukmana • 26 April 2019 08:53
Jakarta: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkap penyelundupan lima karung sabu dalam satu unit kontainer yang disamarkan dengan ratusan karung arang sengaja dilakukan saat pemilu. Itu dilakukan untuk mengelabui petugas.
 
"Intinya memanfaatkkan momen pemilu, karena berpikir anggota semua akan mengamankan pemilu. Tapi ternyata tidak, anggota tetap memasang semua jaringan informasi sehingga kita bisa dapatkan," kata Argo saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 26 April 2019.
 
Argo menjelaskan rangkaian penangkapan. Polisi mulanya mendapatkan informasi pada Senin, 15 April 2019 bahwa akan ada penyelundupan sabu di Lampung saat polisi mengamankan tempat pemungutan suara (TPS). Kemudian sejumlah anggota dikerahkan ke lokasi dan mengamankan satu truk berisi sabu yang disamarkan dengan muatan arang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sopir yang mengemudikan truk berinisial JJ," ujar Argo.
 
Baca juga:BNN Sita 64 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia
 
Setelah JJ diinterogasi, diketahui pemiliknya berada di Pekanbaru. Namun, karena harus mengamankan TPS, anggota kembali ke Jakarta.
 
"Baru setelah Rabu, 17 April, anggota dari Polres Jakbar berangkat kembali ke Pekanbaru. Kemudian menangkap pemilik inisial H sama M. Setelah itu dibawa ke Jakarta," terang Argo.
 
Argo mengatakan, lima karung sabu itu berisi 120 kilogram. Tiga orang yang telah diamankan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka merupakan jaringan Myanmar-Thailand-Malaysia-Indonesia.
 
Akibat perbuatannya, para pelaku disangkakan Pasal 114 sub 112 sub 132 Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya hukuman mati.
 
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat menyita lima karung sabu di Tol Bakahueni Lampung pada Senin, 15 April 2019. Sabu itu akan dikirim ke Balaraja Tangerang, Banten.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif