Ilustrasi PSBB. Medcom.id
Ilustrasi PSBB. Medcom.id

Pengetatan PSBB Disebut Bukan Jaminan Penularan Covid-19 Menurun

Nasional Virus Korona PSBB New Normal
Putri Anisa Yuliani • 14 Juli 2020 07:16
Jakarta: Penularan virus korona di Jakarta masih terus terjadi. Penambahan kasus sempat mencapai angka tertinggi 404 kasus per hari pada Minggu, 12 Juli 2020.
 
Epidemiologis Universitas Indonesia Pandu Riono menyebut pengetatan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) bukan jaminan kasus akan menurun. Kunci pengendalian penyebaran virus terletak pada kedisiplinan warga.
 
"Itu (pengetatan PSBB) bukan jaminan. Kuncinya di perilaku masyarakat," ujar Pandu saat dihubungi, Senin, 13 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pandu menegaskan untuk menekan penularan kasus covid-19 Pemprov DKI Jakarta harus terus berupaya mendisiplinkan warga. Warga mesti menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.
 
(Baca: Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Tembus 10,5 Persen)
 
Penerapan protokol kesehatan baik oleh individu maupun secara kolektif di tempat-tempat umum maupun di lingkup privat harus dilakukan dengan disiplin.
 
"Kasus terus meningkat karena gerakan 3M-nya kurang. Ini harus terus ditingkatkan," ujar dia.
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, positivity rate di Jakarta naik ke angka 10,5 persen. Jumlah kasus covid-19 di akhir perpanjangan PSBB transisi fase 1 melonjak dua kali lipat dibanding jumlah kasus baru di awal masa PSBB transisi fase 1.
 
Anies mengancam akan mencabut PSBB tansisi apabila kenaikan kasus terus terjadi dan mengembalikan status Jakarta ke PSBB pratransisi yang lebih ketat.
 

(REN)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif