Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

3.014 Warga DKI Ditindak Akibat Tak Pakai Masker

Nasional dki jakarta Virus Korona pemprov dki covid-19 PSBB pandemi covid-19 protokol kesehatan PSBM
Sri Yanti Nainggolan • 23 Februari 2021 20:02
Jakarta: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta terus menindak pelanggar protokol kesehatan (prokes) covid-19 selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. Penindakan dilakukan terhadap warga yang tak memakai masker, serta pelanggaran prokes di rumah makan, restoran, hingga tempat usaha.
 
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, mengatakan 3.014 warga kedapatan tidak memakai masker selama penindakan prokes pada Senin, 22 Februari 2021. Sebanyak 74 orang didenda Rp250 ribu.
 
"Sedangkan, 29.40 orang memilih sanksi kerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum atau tempat umum di sekitar lokasi penindakan," ungkap Arifin melalui keterangan tertulis, Selasa, 23 Februari 2021.
 
Baca: Pemprov DKI Belum Terima Keluhan Vaksinasi dari Lansia
 
Arifin menyebut pihaknya juga berpatroli ke 365 restoran atau rumah makan. Sebanyak 57 restoran diberikan teguran tertulis dan dibubarkan kegiatannya. Tidak ada rumah makan yang didenda. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebanyak dua restoran diberhentikan sementara selama satu hari," beber dia. 
 
Selain itu, Satpol PP DKI menginspeksi mendadak (sidak) ke 547 perkantoran, tempat usaha, dan tempat industri. Sebanyak 37 perkantoran diberikan teguran tertulis karena melanggar prokes.
 
"Lalu, sebanyak enam perkantoran diberhentikan sementara 1x24 jam," ungkap Arifin.
 
Nilai denda dari penindakan prokes pada 22 Februari 2021 mencapai Rp11.550.000. Denda tersebut didapatkan dari penindakan terhadap warga yang tidak memakai masker.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif