Ilustrasi Jakarta. Medcom.id/Nur Azizah
Ilustrasi Jakarta. Medcom.id/Nur Azizah

Penerapan Sanksi Progresif di DKI Menanti Pergub

Nasional dki jakarta Virus Korona PSBB
Sri Yanti Nainggolan • 14 Agustus 2020 17:04
Jakarta: Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menyebut penerapan sanksi progresif pada pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi masih menanti peraturan gubernur (pergub). Namun, aturan tersebut dipastikan segera berjalan.
 
"Kita tunggu, sebentar lagi keluar," kata dia Arifin saat dihubungi, Jumat, 14 Agustus 2020.
 
Penerima sanksi denda progresif akan memaksa pelanggar membayar dua kali lipat nilai sanksi bila melanggar berulang. Sanksi berlipat ganda mulai pelanggaran kedua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Misalnya kemarin kamu tidak memakai masker, itu kena denda Rp250 ribu (tapi tidak bayar, baru peringatan). Ketika ada operasi dan kena lagi, kamu bayar Rp500 ribu," ia mencontohkan.
 
Sementara itu, denda progresif pada sanksi kerja sosial adalah penambahan durasi bekerja menjadi dua kali lipat.
 
Arifin menyebut aplikasi pemantau sanksi progesif masih dikerjakan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta. Aplikasi ini nantinya akan memuat data para pelanggar.
 
"Nanti yang pakai aplikasi itu petugas," ujar dia.
 
Baca: Sanksi Denda Pelanggaran PSBB di DKI Kini Progresif
 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menerapkan sanksi denda progresif terhadap pelanggar aturan berulang selama PSBB transisi. Hal ini sebagai bentuk peningkatan pengawasan dan penindakan terhadap pelanggar aturan PSBB transisi.
 
"Pribadi-pribadi yang melanggar berulang akan mendapatkan denda lebih berat dibanding pelanggaran pertama," ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Sanksi denda progresif juga berlaku bagi perusahaan yang melakukan pelanggaran berulang. Anies menekankan perusahaan yang terus membandel dapat disegel.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif