Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran DPKP Provinsi DKI Jakarta Jon Vendri. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran DPKP Provinsi DKI Jakarta Jon Vendri. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Stiker Rawan Kebakaran Ditempel Mulai Tingkat RT

Nasional kebakaran
Kautsar Widya Prabowo • 15 Agustus 2019 07:30
Jakarta: Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) DKI Jakarta menyebutkan pemasangan stiker untuk rumah rawan kebakaran akan dilakukan secara bertahap mulai dari RT, RW hingga kelurahan. Daerah rawan kebakaran itu terlebih dulu dianalisis tingkat kerawanannya.
 
Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran DPKP Provinsi DKI Jakarta Jon Vendri mengatakan, pendalaman berpatokan pada Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 65 tahun 2019 tentang gerakan warga cegah kebakaran. Stiker ditempel jika kawasan tersebut telah melewati 20 persen tingkat rawan kebakaran.
 
"Jadi misalnya di satu RT ada lebih dari 20 persen rawan kebakaran akan ditempel stiker, ketika ditingkatkan ke RW terdapat 20 persen rumah rawan kebakaran akan ditingkatkan kelurahan. Dinas damkar akan langsung menempel stiker di kelurahan itu," ujar Jon kepada Medcom.id, saat ditemui di Kantor DPKP DKI Jakarta, Duri Pulo, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Persentase ambang kerawanan kebakaran ditentukan bedasarkan sejumlah indikator, mulai dari ketersedian sumber air hingga tingkat kesulitan akses menuju ke lokasi kebakaran. Sumber air dapat berasal dari sungai, setu, waduk, tandon air, dan lainya.
 
"Jalanan akses yang masuk-masuk ke gang, material bangunan yang permanen atau semi permanen, gampang terbakar atau tidak, itu menjadi variabel rawan kebakaran," tuturnya.
 
Lebih lanjut, Jon menyebut data permukiman yang masuk dalam kategori rawan kebakaran akan didapat melalui Dasa Wisma atau kelompok ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Pasalnya Dasa Wisma hingga akhir Agustus ini akan menghimpun data permukiman rawan kebakaran, guna pembuatan peta permukiman rawan kebakaran di Jakarta.
 
Baca:Anies akan Tandai Kawasan Rawan Kebakaran dengan Stiker
 
Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan memetakan permukiman yang rawan kebakaran. Setiap wilayah yang rawan akan difasilitasi pengamanan khusus.
 
"Jadi, akan ada penandaan kawasan yang memiliki risiko kebakaran, karena penggunaan aliran-aliran listrik yang tidak sesuai ketentuan. Tim dari pemerintah sampai ke kelurahan akan mereview kampung-kampung, lalu akan mendapatkan tanda (stiker)," kata Anies di Monas, Jakarta Pusat, Senin, 12 Agustus 2019.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif