420 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu-Lintas pada 2017

Dhaifurrakhman Abas 26 April 2018 15:23 WIB
kecelakaan lalu lintas
420 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu-Lintas pada 2017
Ilustrasi--medcom.id
Jakarta: Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi Arianto berharap Operasi Patuh Jaya 2018 bisa menekan angka kecelakaan lalu-lintas. Pada 2017, ada ribuan kasus kecelakaan di Indonesia.

"Data jumlah kecelakaan lalu-lintas Operasi Patuh Jaya 2017 ada sebanyak 2.023 kejadian," kata Purwadi, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 26 April 2018.

Meski demikian, kata Purwadi, angka kecelakaan lalu-lintas pada 2017 terbilang menurun jika dibandingkan 2016. Penurunan tersebut berada di angka 13 persen atau penurunan sebesar 239 kasus


"Mengalami penurunan 239 kasus kejadian jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2016. Yaitu sebanyak 2.542 kejadian," beber Purwadi.

Baca: 529 Orang Tewas akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Jakarta

Meskipun angka kecelakaan lalu-lintas menurun, justru jumlah korban jiwa imbas kecelakaan meningkat pada tahun 2017. Menurutnya, jika disandingkan dengan tahun 2016 terjadi peningkatan jumlah korban jiwa sebesar dua persen. 

"2017 terdapat 420 korban jiwa. Sementara pada 2016 terdapat 412 korban jiwa. Artinya mengalami peningkatan sebanyak 8 orang atau 2 persen," ungkap dia.

Oleh karena itu, kata Purwadi, Operasi Patuh Jaya 2018 ini diharapkan bisa menurunkan jumlah kecelakaan lalu-lintas maupun jumlah korban jiwa imbas kecelakaan. Dia berharap seluruh masyarakat bisa lebih cermat dan taat dalam berkendara.

"Dengan diselenggarakan Operasi ini, diharapkan dapat mewujudkan dan memelihara keamanan serta keselamatan berkendara. Serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik," tandasnya.

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya melaksanakan Operasi Patuh Jaya 2018. Operasi ini digelar untuk mengantisipasi dampak modernisasi dalam bertransportasi.

Operasi yang digelar pada 26 April 2018 sampai 9 Mei 2018 ini diterapkan untuk mewujudkan dan memelihara keamanan serta keselamatan berkendara. Selain itu, Operasi dibawah naungan Polisi, TNI dan Dinas Perhubungan ini diharapkan membentuk perilaku masyarakat yang taat dalam berlalulintas.




(YDH)