Anies: Limbah Beragam Sebab Bau Kali Item Sulit Hilang

Muhammad Al Hasan 21 Juli 2018 15:17 WIB
asian games 2018
Anies: Limbah Beragam Sebab Bau Kali Item Sulit Hilang
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan--Medcom.id/Muhammad Al Hasan
Jakarta: Air Kali Item masih berbau, meski sudah ditutupi jaring, dipasang aerator dan nano bubble. Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memang akan susah menghilangkan bau sungai tersebut secara keseluruhan.

Ketika disinggung pengerukan sebagai salah satu solusi, Anies mengelak. Menurut dia multiple source factor (faktor limbah beragam) menjadi penyebab masalah bau, sehingga harus segera dicari strategi penyelesaiannya.

"Sebetulnya bukan pada kerukannya. Kalau kerukannya tidak terlalu masalah. Tapi karena ada sumber polutan yang multiple sources. Jadi bukan single sources tapi multi sources," kata Anies saat meninjau Kali Item, Sunter, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu 21 Juli 2018.


Baca: Pemasangan Jaring Rampung, Kali Item Masih Bau

Menurut dia, ada dua cara yang dimungkinkan bisa menjadi solusi. Yakni dengan meyode biologis dan satu lagi dengan metode mekanis. Dia bilang hal itu mungkin akan dicoba dilakukan kedepannya.

"Sebenernya proses purifikasi airnya. Pembersihan airnya. Itu ada yang modelnya kimia, ada yang modelnya non kimia atau biologis. Dan ada beberapa yang akan dicoba di hari-hari kedepan," kata dia.

Ia menambahkan usaha yang dilakukan pemprov sekarang dengan menutup jaring, menggunakan aerator dan nano bubble hanya upaya sementara untuk meminimalisir bau. Ia meyakinkan usaha Pemprov membersihkan sungai-sungai di Jakarta akan jalan terus.

"Jadi usaha kita bersihkan sungai jalan terus. Tapi kalau kita tidak punya penutup, kalau membersihkannya itu tidak berhasil, kita tidak punya cadangan karena itu kita pasang jaring dulu supaya aman," ujar Anies.

Dalam kesempatan itu Anies-Sandi meninjau progres pemasangan jaring sepanjang 680 meter di Kali Item.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id