Anies 'Tutup Mata' Legalitas Bangunan di Lodan

Nur Azizah 20 November 2018 15:14 WIB
tanah longsor
Anies 'Tutup Mata' Legalitas Bangunan di Lodan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Nur Azizah.
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum mau berbicara soal legalitas enam rumah yang terdampak tanah ambles di Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara. Seluruh rumah tersebut berada di bantaran kali anak Ciliwung. 

"Soal legal dan status tanah kita bicarakan kemudian," kata Anies di Jalan Lodan Raya, Jakarta Utara, Selasa, 20 November 2018.

Anies menyebut yang terpenting saat ini mengevakuasi 32 warga terdampak. Anies memastikan seluruh warga terdampak akan mendapatkan tempat hunian sementara.


"Sekarang faktanya mereka tinggal di tempat ini dan faktanya tempat ini longsor. Ini tugas kita memastikan tanah di sini aman dan mereka bisa bermukim di situ lagi," ungkap Anies. 

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berencana menata kawasan Kampung Lodan secara keseluruhan bukan hanya pada enam kepala keluarga yang terdampak. Namun, Anies belum mau memindahkan mereka. 

(Baca juga: Anies Janji Perbaiki Rumah Rusak di Kampung Lodan)

"Belum tahu, jangan buru-buru. Sekarang yang penting kembalikan kondisi mereka semula baru bicara tentang penataan kampung jangka panjang," pungkas dia.

Sebanyak enam rumah di Jalan Lodan Raya, Jakarta Utara rusak akibat tanah ambles. Kejadian itu disebabkan karena pengerukan yang dilakukan terlalu pinggir. 

Kemarin, Anies menyebut bakal mengecek legalitas bagunan di sana. Usai itu dia bakal memikirkan hal-hal yang akan dikerjakan. 

"Maka itulah saya enggak mau terburu-buru. Makanya akan lihat nanti kebutuhannya apa, kemudian status legalnya bagaimana, dan programnya kita apa, baru nanti sampai situ," pungkas dia.

(Baca juga: Anies Hati-hati Kucurkan Bantuan untuk Warga Kampung Lodan)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id