105 Pembangunan di DKI Melewati Tenggat Waktu
Ilustrasi. ANT/Galih Pradipta.
Jakarta: Sebanyak 105 pembangunan di DKI Jakarta tidak selesai sesuai target pada 31 Desember 2017. Dari 105 pembangunan 39 kegiatan berada di bawah Dinas Kesehatan dan 25 kegiatan di bawah Dinas Pendidikan. 

Lalu sebanyak 35 kegiatan di Dinas Bina Marga dan 6 kegiatan di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Rikardo mengatakan seluruh pembangunan akan berguna buat masyarakat.

"Mohon di tahun anggaran 2018 ini ditindaklanjuti dan diselesaikan," kata Rikardo di kantor DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juli 2018.


Rikardo menyampaikan, jika program pembangunan itu tidak selesai per 31 Desember 2018, maka perlu program kegiatan multi years. Sementara Sekretaris Fraksi Partai Demokrat-PAN Bambang Kusumanto mengkritisi soal rendahnya serapan anggaran pada program Pembebasan Tanah untuk pembangunan Sarana dan Prasarana.

"Persentase serapan anggaran masih sangat rendah, yakni 49,4% dari total anggaran yang dianggarkan," kata dia.

Realisasi belanja urusan perumahan juga masih minim, hanya mampu menyerap 64,36% dari anggaran. Di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman ada tiga program yang realisasi anggarannya rendah, yakni Program Penyediaan Perumahan Rakyat dengan persentase 62,63%.

Kemudian, program pembangunan gedung Pemda sebesar 55,8%. Terakhir, program peningkatan dan pengelolaan kantor dengan persentase 70,04%.




(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id