NEWSTICKER
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Polisi Segera Periksa Pelapor Motivator Dedy Susanto

Nasional psikologi
Siti Yona Hukmana • 28 Februari 2020 18:32
Jakarta: Polda Metro Jaya segera memeriksa selebgram Revina VT selaku pelapor motivator Dedy Susanto. Pemanggilan pelapor dilakukan setelah berkas pelaporan selesai ditelaah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).
 
"Saat ini masih diteliti laporan itu. Nanti, kita klarifikasi dengan mengundang pelapor dulu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, 28 Februari 2020.
 
Yusri belum bisa memastikan jadwal pemanggilan pelapor. Jadwal pemanggilan akan ditentukan penyidik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Waktunya kapan belum tahu, tunggu informasi dari penyidik," ujarnya.
 
Baca: Motivator Dedy Susanto Dilaporkan ke Polisi
 
Yusri mengingatkan pelapor untuk menyiapkan barang bukti. Sejumlah bukti-bukti itu dibutuhkan saat proses klarifikasi.
 
"Nanti, jika sudah ada jadwal kita undang yang melapor. Silakan bawa buktinya," kata Yusri.
 
Motivator Psikologi Dedy Susanto dilaporkan ke Polda Metro. Pelaporan Dedy terdaftar dengan nomor LP/1246/II/YAN.2.5/202)/SPKT/Tanggal 24 Februari 2020 atas dugaan tindak pidana tenaga kesehatan.
 
Dedy diduga melanggar Pasal 83 juncto Pasal 64 Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. Pasal 83 berbunyi, "Setiap orang yang bukan Tenaga Kesehatan melakukan praktik seolah-olah sebagai Tenaga Kesehatan yang telah memiliki izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun."
 
Sementara, Pasal 64 disebutkan, "Setiap orang yang bukan Tenaga Kesehatan dilarang melakukan praktik seolah-olah sebagai Tenaga Kesehatan yang telah memiliki izin."
 
Polisi Segera Periksa Pelapor Motivator Dedy Susanto
Motivator Dedy Susanto. Foto: Dokumentasi Metro TV
 
Dedy Susanto ramai diperbincangkan warganet di media sosial Instagram. Hal ini bermula unggahan Revina VT yang membongkar sosok Dedy.
 
Revina VT berdebat dengan Dedy Susanto di Instagram tentang penyembuhan orientasi seksual lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), serta bipolar. Revina menanyakan kredibilitas Dedy sebagai doktor psikologi atas pernyataannya yang dapat menyembuhkan LGBT.
 
Perdebatan itu meluas ke dugaan adanya pelecahan seksual terhadap sejumlah pasien Dedy. Revina mengunggah tangkapan layar percakapan WhatsApp dan Instagram berisikan curhatan sejumlah perempuan yang mengaku dilecehkan Dedy saat sesi terapi privat di kamar hotel.
 
Dedy diduga telah memanfaatkan kondisi psikologis pasien untuk melampiaskan nafsu berahinya. Selain itu, Dedy juga diduga tidak memiliki lisensi untuk menjadi doktor psikologi.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif