Ilustrasi petugas memberhentikan pelanggar PSBB. Medcom.id/Christian
Ilustrasi petugas memberhentikan pelanggar PSBB. Medcom.id/Christian

Sistem Ganjil Genap Motor Tunggu Arahan Anies Baswedan

Nasional Virus Korona sistem ganjil genap
Candra Yuri Nuralam • 06 Juni 2020 16:28
Jakarta: Polda Metro Jaya menunggu arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjalankan sistem ganjil genap sepeda motor. Polisi belum mengetahui sistem ganjil genap motor akan berlaku di daerah mana saja.
 
"Kita menunggu adanya putusan gubernur dari pedoman teknis terkait hal itu, sejauh ini kan belum ada, sehingga kita belum tahu ruas dan jalan mana saja yang diterapkan ganjil genap sepeda motor," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2020.
 
Polda Metro belum mengetahui pemasangan rambu ganjil genap untuk sepeda motor. Sehingga, kata dia penindakan pelanggaran ganjil genap untuk sepeda motor masih tabu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Lalu, kalau mau ditilang pake aturan lalin rambu-rambunya harus dipasang, kalau enggak dipasang rambunya berarti tegurannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB)," ujar Sambodo.
 
Polisi siap melakukan penilangan jika peraturan itu sudah rampung. Namun, butuh koordinasi terlebih dahulu.
 
Baca: Ganjil Genap Berlaku untuk Motor dan Mobil Selama PSBB Transisi
 
Sistem ganjil genap di sejumlah ruas jalan DKI Jakarta kembali diberlakukan pada masa PSBB transisi. Sistem ganjil genap juga menyasar kendaraan roda dua.
 
Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020 tentang PSBB Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Aman, Sehat, dan Produktif. Ketentuan penerapan ganjil genap sama seperti sebelum pandemi virus korona (covid-19).
 
"Kendaraaan bermotor pribadi berupa sepeda motor dan mobil beroperasi dengan prinsip ganjil genap pada kawasan pengendalian lalu lintas," tulis Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pergub dikutip Medcom.id, Sabtu, 6 Juni 2020.
 
Pasal 18 ayat 1a berbunyi 'Setiap pengendara kendaraan bermotor beroda empat atau lebih dan roda dua dengan nomor pelat ganjil dilarang melintasi ruas jalan pada tanggal genap'. Kemudian, Pasal 18 ayat 1b berbunyi 'Setiap pengendara kendaraan bermotor beroda empat atau lebih dan roda dua dengan nomor plat genap dilarang melintasi ruas jalan pada tanggal ganjil'.
 

(JMS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif