WNA Pembobol ATM Gunakan Akun Bitcoin Tampung Dana Nasabah

Whisnu Mardiansyah 18 Maret 2018 02:54 WIB
pencurian
WNA Pembobol ATM Gunakan Akun Bitcoin Tampung Dana Nasabah
Bitcoin. Dok AFP..
Jakarta: Empat warga negara asing pembobol dana nasabah di mesin ATM menampung dana hasil kejahatannya di akun bitcoin. Kelompok ini menggunakan modus skimming atau penggandaan kartu ATM.

"Ketika mengambil uang ini mereka jarang diambil cash semuanya hampir polanya ditransfer kemudian setelah ditransfer ada sebagian yang dipindahkan ke Bitcoin," kata Direktur Reserse dan Kriminal Umum Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu 17 Maret 2018.

Nico menjelaskan, beberapa nasabah di bank nasional menjadi korban pembobolan dana nasabah kelompok ini. Di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BCA. 


Polisi terus berkordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendalami penggunaan akun bitcoin kelompok ini. Penggunaan bitcoin untuk mempersulit aparat melacak jaringan ini.

"Namun dari informasi yang masuk kami melakukan beberapa indikasi-indikasi akhirnya tertangkap di mana mereka melakukan pekerjaannya sejak bulan Oktober 2017," ujar Nico.

Polda Metro Jaya meringkus 4 warga negara asing (WNA) pencurian data elektronik nasabah di mesin ATM. Dari kelompok tersebut ditangkap pula satu perempuan warga negara Indonesia. 

Keempat WNA berinisial FH Asal Hungaria, I, RL dan ASC asal Rumania. Sementara perempuan WNI berinisial MK.

FH memiliki peran mensinkronkan data pin ATM dan nasabah. IRL dan LM memasang alat skimming, CAS membantu FH dan MK memiliki peran menukarkan uang Rupiah ke Euro. 

Para pelaku ditangkap pada waktu dan tempat yang berbeda, yakni 3 lokasi di Tangerang yaitu di De Park Cluster Kayu Putih Blok AB6 No 3 Serpong, Bohemia Village 1 No 57 Serpong, dan Hotel Grand Serpong. Dan satu lokasi lagi di Hotel De'Max Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.



(LDS)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360