NEWSTICKER
Suasana posko pengungsian di Masjid Jami' Al Umariyah, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Januari 2020. Medcom/Jufriansyah.
Suasana posko pengungsian di Masjid Jami' Al Umariyah, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Januari 2020. Medcom/Jufriansyah.

Pengungsi Komplek IKPN Bintaro Butuh Popok dan Susu

Nasional banjir jakarta
Jufriansyah • 04 Januari 2020 20:27
Jakarta: Sebanyak 800 kepala keluarga masih bertahan di pengungsian di Komplek Perumahan IKPN Bintaro, Jakarta Selatan. Istri menteri sosial Grace Juliari Batubara menyebut para pengungsi membutuhkan susu dan popok.
 
"Yang paling dibutuhkan adalah logistik seperti beras dan popok bayi juga, susu, karena banyak sekali anak-anak yang terdampak," kata Grace usai meninjau posko pengungsian di Masjid Jami' Al Umariyah, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu, 4 Januari 2020.
 
Grace mengatakan kebutuhan makanan telah ditangani pemerintah. Fasilitas dapur umum dibangun di sekitar posko pengungsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ibu-ibu PKK-nya juga secara gotong royong sudah menyediakan makanan," kata Grace.
 
Grace mengatakan Kementerian Sosial juga memberikan layanan penyembuhan trauma kepada anak-anak korban banjir di Komplek IKPN Bintaro. Anak-anak, kata dia, merupakan kelompok rentan trauma ketika bencana.
 
"Namanya masih anak kecil, enggak tau apa yang terjadi. Tiba-tiba mereka harus diungsikan, tiba-tiba harus tidur enggak ada atap, dengan keadaan yang minim sekali,' kata Grace
 
Pantauan Medcom di lokasi pengungsian, ratusan anak terhibur dengan layanan penyembuhan trauma tersebut. Anak-anak disibukkan permainan dan hiburan yang disediakan petugas Kementerian Sosial.
 


 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif